TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Sebanyak 30 siswa-siswi penghafal Al-Qur’an (tahfiz) menerima bantuan peralatan sekolah dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya. Bantuan tersebut diberikan kepada total 60 siswa dari enam sekolah berbeda sebagai bagian dari realisasi program prioritas Tasik Pintar (Pendidikan Tasik Rancage).
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, didampingi Kadisdik Kota Tasikmalaya Rojab Riswan Taufik, serta Kabid SMP Disdik, Dani. Acara berlangsung di SMPN 12 Kota Tasikmalaya, Rabu (26/11/2025) pagi.
Wali Kota Viman menyampaikan rasa syukurnya karena program prioritas di bidang pendidikan, yaitu Tasik Pintar, terus dapat direalisasikan, khususnya melalui pembagian alat sekolah kepada siswa.
Menurutnya, pembagian peralatan sekolah juga dilakukan di sejumlah sekolah lainnya, yakni SMPN 11, 14, 15, 20, dan 21. “Semoga ini menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk lebih giat belajar. Program ini juga memperkuat pendidikan karakter di Kota Tasikmalaya. Syarat penerimanya adalah hafal satu juz,” ujar Viman.
Ia berharap ke depan jumlah bantuan bisa diperbanyak agar semakin banyak siswa yang mendapatkan manfaat, terutama siswa kurang mampu. “Saya titip kepada para guru untuk terus memberikan pendidikan karakter. Ke depannya bukan hanya alat sekolah, tetapi juga bantuan bagi siswa kurang mampu. Kita siapkan waktunya,” ucapnya.
Viman menegaskan bahwa Tasik Pintar merupakan bagian dari program nasional asa cita Presiden Prabowo yang menekankan penguatan pendidikan karakter. “Dinas Pendidikan harus fokus bukan hanya pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada infrastruktur manusia. Revitalisasi karakter, fisik, dan digitalisasi diperlukan untuk menjawab tantangan zaman,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa terdapat tujuh kebiasaan baik yang harus diterapkan oleh para siswa di sekolah. “Ini turunan dari program pusat. Di Kota Tasikmalaya kita kolaborasikan menjadi lima kebiasaan pagi: bersih, disiplin, sehat, serta membiasakan ibadah. Harapannya, kebiasaan ini tertanam di sekolah,” kata Viman.
Kadisdik Kota Tasikmalaya, Rojab Riswan Taufik, menjelaskan bahwa bantuan diberikan kepada siswa yang minimal telah menghafal satu juz Al-Qur’an. “Pada tahun 2025 ada total 105 siswa penerima. Sebanyak 75 telah disalurkan di 6 kecamatan. Saat ini 30 siswa dari 4 kecamatan dan 6 sekolah menerima bantuan: SMPN 11, 12, 14, 15, 20, dan 21. Masing-masing sekolah lima siswa,” jelas Rojab.
Ia menambahkan bahwa jumlah tersebut sesuai dengan siswa yang memenuhi kriteria di masing-masing sekolah.