Jadwal Sholat Hari Ini di Kabupaten Ciamis, Sabtu 22 Agustus 2026
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Ciamis dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Disarankan:
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan program ini merupakan prioritas pemerintah daerah dan mendorong masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong serta swadaya dalam proses pembangunan.
CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali menyalurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Penyerahan bantuan tahap pertama dilakukan langsung oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Jumat (21/8/2026).
Pada tahap pertama ini, sebanyak 201 warga dari lima kecamatan menerima bantuan melalui Bank BJB Ciamis. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta yang diperuntukkan untuk memperbaiki rumah tidak layak huni agar menjadi lebih aman dan nyaman untuk ditempati.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus mendukung kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
Herdiat Bersyukur Bantuan Bedah Rumah Kembali Terealisasi
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengaku bersyukur program yang selama ini diperjuangkannya kembali dapat direalisasikan pada tahun 2026.
Menurutnya, bantuan bedah rumah memiliki dampak besar bagi masyarakat karena tidak hanya memperbaiki kondisi bangunan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat untuk menciptakan tempat tinggal yang lebih layak dan sehat.
"Alhamdulillah bantuan yang selama ini diperjuangkan akhirnya dapat direalisasikan kembali untuk masyarakat yang membutuhkan," ujar Herdiat.
Masih Ada Ribuan Usulan Rumah Tidak Layak Huni
Meski bantuan terus disalurkan, Herdiat mengakui jumlah penerima manfaat masih jauh dari kebutuhan yang ada di lapangan.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Ciamis, terdapat sekitar 6.350 usulan rumah tidak layak huni yang membutuhkan bantuan perbaikan.
Sementara pada tahun 2026, total penerima bantuan yang berhasil diakomodasi baru mencapai 561 keluarga, termasuk 201 penerima pada tahap pertama.
"Dari ajuan yang sudah masuk dalam data terdapat sekitar 6.350 usulan. Tahun ini total yang mendapat bantuan sebanyak 561 penerima atau sekitar 8 hingga 9 persen dari keseluruhan data yang ada," kata Herdiat.
Karena itu, Pemkab Ciamis akan terus berupaya memperjuangkan tambahan kuota bantuan agar masyarakat yang telah terdata dapat memperoleh program secara bertahap.
Dorong Swadaya dan Gotong Royong Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Herdiat mengingatkan bahwa BSPS merupakan bantuan stimulan yang bertujuan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan rumah.
Ia meminta para penerima manfaat tidak hanya bergantung pada dana bantuan pemerintah, tetapi juga menghidupkan kembali budaya gotong royong dan swadaya masyarakat yang selama ini menjadi ciri khas warga Ciamis.
Menurutnya, keterlibatan keluarga, tetangga, serta masyarakat sekitar akan membantu mempercepat proses pembangunan sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan.
"Kalau bantuan tahap pertama ini dimanfaatkan dengan benar, maka akan mempermudah pelaksanaan bantuan pada tahapan berikutnya," ungkapnya.
Herdiat juga mengajak pemerintah kecamatan dan desa untuk terus mendukung program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Program Prioritas Pemkab Ciamis
Program rumah tidak layak huni (Rutilahu) menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Herdiat mengaku selama ini sering turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar diterima oleh warga yang berhak.
"Program Rutilahu merupakan salah satu prioritas kami. Saya sering turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan dapat direalisasikan dengan baik," jelasnya.
Di tengah kondisi fiskal daerah yang masih menghadapi tantangan, Herdiat mengapresiasi tingginya semangat gotong royong masyarakat yang selama ini membantu pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan.
BSPS Kini Bernama Program Bedah Rumah
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPRKPLH Kabupaten Ciamis menjelaskan bahwa program BSPS kini menggunakan nomenklatur Program Bedah Rumah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2026.
Program tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mengurangi jumlah rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat berpenghasilan rendah.
Sebelum menerima bantuan, calon penerima manfaat harus melalui proses verifikasi administrasi dan verifikasi lapangan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Pemkab Ciamis juga mendorong para camat dan kepala desa untuk menggerakkan partisipasi masyarakat melalui gotong royong dalam proses pembangunan rumah.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, program bedah rumah diharapkan dapat berjalan optimal serta membantu lebih banyak keluarga memperoleh hunian yang layak dan sehat.
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Ciamis dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Petugas Pos WMK Banjarsari Damkar Ciamis berhasil mengevakuasi cincin titanium yang terjepit di jari manis Dedes Sultoni (38), warga Banjaranyar, pada Jumat (21/8/2026).
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar memimpin upacara Hari Juang Polri 2026 pada Jumat (21/8/2026). Ia meminta seluruh personel meneladani perjuangan M. Jasin melalui pelayanan humanis.