Ikuti Kami :

Disarankan:

Amankan Unjuk Rasa di DPRD Kota Tasikmalaya, Perwira Polisi Alami Tulang Hidung Retak Terkena Lemparan Benda

Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:11 WIB
Amankan Unjuk Rasa di DPRD Kota Tasikmalaya, Perwira Polisi Alami Tulang Hidung Retak Terkena Lemparan Benda
Amankan Unjuk Rasa di DPRD Kota Tasikmalaya, Perwira Polisi Alami Tulang Hidung Retak Terkena Lemparan Benda.

Iptu Wawan Setiawan mengalami retak tulang hidung akibat terkena lemparan benda saat mengamankan aksi unjuk rasa BEM se-Tasikmalaya di Gedung DPRD Kota Tasikmalaya (28/10/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Seorang perwira polisi dari Polres Tasikmalaya Kota mengalami luka serius di bagian wajah saat mengamankan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Rabu (28/10/2026) sore.

Korban diketahui bernama Iptu Wawan Setiawan, perwira Polri yang bertugas di Polsek Indihiang. Saat penanganan aksi berlangsung, Iptu Wawan mendadak terkena lemparan benda keras hingga mengakibatkan pendarahan pada bagian hidungnya.

Melihat kondisi korban yang terluka, jajaran personel Dokkes bersama Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Januar Rangga Fardhela dan anggota lainnya langsung sigap menghampiri untuk melakukan evakuasi awal. Korban selanjutnya dilarikan menggunakan ambulans Dokpol ke RS Hermina Kota Tasikmalaya guna mendapatkan penanganan medis intensif.

 

Screenshot_20261028_185948_WhatsApp-1

Saat ditemui usai menjalani perawatan dengan kondisi lubang hidung ditutupi kain kasa, Iptu Wawan mengonfirmasi cedera yang dialaminya.

"Ini tulang hidung saya retak, iya retak," kata Ipda Wawan sambil duduk di kursi roda. Saat ditanya mengenai benda yang mengenainya, ia mengaku tidak sempat melihat jelas. "Gak tahu, ada benda pokoknya," singkatnya.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Tasikmalaya menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kota Tasikmalaya. Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan berbagai aspirasi mengenai isu nasional maupun persoalan pembangunan serta dinamika sosial di Kota Tasikmalaya.

Aksi yang berlangsung selama beberapa jam tersebut sempat diwarnai dinamika di lapangan ketika massa berupaya mendekati area gedung utama. Pintu gerbang DPRD sempat roboh hingga akhirnya perwakilan mahasiswa diterima untuk menyampaikan aspirasinya di area tangga gedung.

Kedatangan massa aksi diterima langsung oleh perwakilan anggota DPRD Kota Tasikmalaya, pejabat perwakilan OPD Pemkot Tasikmalaya, serta Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Eko Siswanto.

Koorlap Aksi, Adai, menyatakan bahwa aksi ini digelar untuk menyampaikan evaluasi serta poin-poin masukan bagi pemerintah pusat maupun Pemkot Tasikmalaya agar berbagai persoalan daerah dapat terus dibenahi secara intensif.

Mengenai insiden gerbang yang roboh, Adai menjelaskan hal tersebut terjadi akibat tingginya dinamika massa yang ingin menyampaikan aspirasi secara langsung di dalam area gedung. Setelah seluruh poin aspirasi diserahkan dan ditandatangani oleh perwakilan pihak terkait, massa aksi BEM se-Tasikmalaya membubarkan diri secara tertib.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin