Ikuti Kami :

Disarankan:

Bak Film Laga! Pengejaran Komplotan Ganjal ATM yang Beraksi di Tasikmalaya Berakhir Dramatis di Garut

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:06 WIB
Watermark
Bak Film Laga! Pengejaran Komplotan Ganjal ATM yang Beraksi di Tasikmalaya Berakhir Dramatis di Garut.

Aksi pengejaran tiga pelaku spesialis ganjal mesin ATM oleh Tim Resmob Polres Tasikmalaya Kota berakhir dramatis di Jalan Raya Kadungora, Garut, Senin (6/7/2026) malam.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pengejaran terhadap tiga terduga pelaku spesialis ganjal mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) oleh Tim Resmob Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota berakhir dramatis di Jalan Raya Kadungora, Kabupaten Garut, pada Senin (6/7/2026) malam. Bak film laga, seorang terduga pelaku bahkan sempat nekat melompat ke dalam aliran sungai yang sedang surut sebelum akhirnya berhasil diringkus petugas.

Aksi kejar-kejaran bak film aksi tersebut sempat terekam dalam sejumlah video amatir warga dan kamera pengawas (CCTV) yang kemudian beredar luas hingga geger di media sosial.

Dalam beberapa potongan rekaman video, terdengar jelas beberapa kali suara letusan senjata api yang dilepaskan petugas. Salah satu video yang direkam langsung oleh anggota Resmob memperlihatkan ketegangan situasi dari dalam mobil, mulai dari aksi pembuntutan, pengejaran, hingga letusan tembakan peringatan di tengah jalan raya yang sempat memicu kemacetan arus lalu lintas.

Tak hanya menggunakan kendaraan, pengejaran juga dilakukan petugas dengan cara berlari mengepung pelaku sambil melepaskan tembakan peringatan ke udara. Rentetan tembakan tersebut sempat membuat warga sekitar dan para pengguna jalan terkejut sekaligus bingung karena belum mengetahui detail kejadian.

Video amatir lainnya memperlihatkan detik-detik salah seorang pria keluar dari kendaraan hitam yang dikepung lalu berusaha melarikan diri. Untuk menghindari sergapan, ia nekat melompat ke aliran sungai yang kondisi airnya kebetulan sedang surut, meski akhirnya tetap berhasil diamankan oleh petugas yang sudah siaga.

Beredarnya rekaman video tersebut sempat membuat banyak pengguna media sosial berspekulasi bahwa tempat kejadian perkara (TKP) pembobolan ATM berada di Kabupaten Garut. Namun, pihak kepolisian segera meluruskan bahwa tindak pidana murni terjadi di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota, sementara Garut hanya menjadi lokasi pelarian dan penyergapan akhir.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Herman Saputra, membenarkan bahwa operasi pengejaran dan penyergapan bersama itu berakhir di wilayah Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut.

“Iya benar, ada kejadian pengejaran pelaku ganjal ATM oleh Tim Resmob Polres Tasikmalaya Kota. Kejadiannya pada 6 Juli malam di Jalan Raya Kadungora,” ucap AKP Herman Saputra.

Menurut Herman, Polres Garut sebelumnya menerima informasi koordinasi bahwa personel Polres Tasikmalaya Kota sedang memburu komplotan terduga pelaku yang melarikan diri menggunakan mobil hitam menuju arah Garut. Personel Polres Garut kemudian diterjunkan ke lapangan untuk membantu proses pengejaran serta melakukan pengamanan jalur yang diduga akan dilalui para pelaku.

“Kami mem-back-up dan mendampingi personel Polres Tasikmalaya Kota yang melakukan pengejaran di wilayah Garut,” ujar Herman.

Karena locus delicti atau tempat kejadian perkara utama berada di Kota Tasikmalaya, penanganan hukum selanjutnya diserahkan sepenuhnya kepada Polres Tasikmalaya Kota. Ketiga terduga pelaku langsung digelandang malam itu juga untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Pada Selasa (7/7/2026) pagi, ketiga pelaku akhirnya tiba di Mapolres Tasikmalaya Kota. Langkah pincang terlihat dari ketiganya lantaran bagian kaki mereka terpaksa "dihadiahi" tindakan tegas terukur berupa timah panas oleh petugas. Tindakan tersebut diambil lantaran para pelaku dinilai terus mencoba melawan dan melarikan diri saat proses penangkapan di lapangan.

Saat ini, ketiga pelaku sudah dijebloskan ke ruang Unit Resmob Polres Tasikmalaya Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap jaringan dan total tempat kejadian perkara yang pernah mereka bobol.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement