Ikuti Kami :

Disarankan:

Bakti Sosial Hari Jadi Ciamis ke-384, Kemensos Salurkan Bantuan Rp875 Juta hingga Gelar Khitanan Massal dan Operasi Katarak

Selasa, 09 Juni 2026 | 09:49 WIB
Bakti Sosial Hari Jadi Ciamis ke-384, Kemensos Salurkan Bantuan Rp875 Juta hingga Gelar Khitanan Massal dan Operasi Katarak
Bakti Sosial Hari Jadi Ciamis ke-384, Kemensos Salurkan Bantuan Rp875 Juta hingga Gelar Khitanan Massal dan Operasi Katarak. Foto: Istimewa

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 diwarnai berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Sosial (Dinsos) bekerja sama dengan Sentra Phalamartha Kementerian Sosial (Kemensos) RI menggelar bakti sosial terpadu di halaman Pendopo Ciamis, Selasa (9/6/2026).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 diwarnai berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Sosial (Dinsos) bekerja sama dengan Sentra Phalamartha Kementerian Sosial (Kemensos) RI menggelar bakti sosial terpadu di halaman Pendopo Ciamis, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan beragam layanan sosial dan kesehatan, mulai dari khitanan massal, operasi katarak, rehabilitasi sosial bagi warga dengan gangguan kejiwaan, pemeriksaan kesehatan, fisioterapi, penguatan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), perbaikan rumah lansia, hingga penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, Ihsan Rasyad, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Ciamis dan Kementerian Sosial RI dalam memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Alhamdulillah, tahun ini Kabupaten Ciamis menjadi salah satu fokus pelaksanaan bakti sosial Kemensos. Kegiatan ini juga kami integrasikan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384," ujar Ihsan.

Menurutnya, total bantuan sosial yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai sekitar Rp875 juta. Bantuan diberikan kepada berbagai kelompok penerima manfaat, mulai dari lansia, penyandang disabilitas, kelompok rentan, penyandang HIV/AIDS, hingga pelaku usaha yang membutuhkan dukungan modal.

Salah satu program yang menjadi perhatian masyarakat adalah khitanan massal yang diikuti sebanyak 51 anak dari keluarga kurang mampu. Para peserta berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ciamis dan telah melalui proses pendataan selama lebih dari satu bulan.

Selain mendapatkan layanan khitan gratis, para peserta juga menerima berbagai bantuan seperti sepeda, uang saku, paket sembako, perlengkapan ibadah, makanan ringan, hingga bantuan khusus dari Bupati Ciamis.

"Peserta khitanan massal berasal dari keluarga desil satu hingga lima. Mereka tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan, tetapi juga bantuan penunjang lainnya untuk meringankan beban keluarga," jelas Ihsan.

Tak hanya itu, Dinsos Ciamis juga tengah menjalankan program rehabilitasi sosial bagi warga yang sebelumnya mengalami pemasungan akibat gangguan kejiwaan. Program tersebut dilaksanakan bersama tenaga kesehatan dan puskesmas setempat agar para penerima manfaat mendapatkan penanganan yang tepat dan berkelanjutan.

"Ada warga yang sedang dipersiapkan untuk proses rehabilitasi. Kami berkolaborasi dengan tenaga kesehatan agar penanganannya lebih optimal," katanya.

Sementara itu, program operasi katarak gratis dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni 2026. Sebanyak 140 calon pasien telah terdata dan akan menjalani pemeriksaan lanjutan sebelum tindakan operasi dilakukan.

Pelaksanaan bakti sosial ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya Bank BJB, Baznas Kabupaten Ciamis, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), serta dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Pekerja Sosial Madya Kementerian Sosial RI, Siti Sari Ramayanti, mengungkapkan bahwa kegiatan tahun ini memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Tahun ini program yang dilaksanakan lebih banyak dan menyasar berbagai kelompok masyarakat. Kegiatan akan terus berlanjut hingga beberapa hari ke depan untuk menyelesaikan seluruh rangkaian pelayanan sosial yang telah direncanakan," ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara Kementerian Sosial, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program, terutama dalam proses pendataan penerima manfaat dan pelayanan kesehatan.

Ke depan, Kemensos berharap bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu meningkatkan kemandirian masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi dan kewirausahaan.

"Kami ingin bantuan sosial yang diberikan dapat menjadi sarana pemberdayaan, sehingga masyarakat mampu meningkatkan kesejahteraan dan menjadi lebih mandiri secara ekonomi," pungkas Siti.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement