TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pelarian tiga terduga pelaku spesialis ganjal mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) harus berakhir di jeruji besi dengan kondisi kaki pincang. Petugas dari Tim Resmob Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota terpaksa memberikan tindakan tegas terukur dengan "menghadiahi" timah panas ke kaki ketiga pelaku lantaran nekat melawan dan mencoba kabur saat akan ditangkap.
Komplotan pembobol ATM tersebut sebelumnya terlibat aksi kejar-kejaran menegangkan dengan polisi yang berakhir di Jalan Raya Kadungora, Kabupaten Garut, pada Senin (6/7/2026) malam. Pada Selasa (7/7/2026) pagi, ketiga pelaku tiba di Mapolres Tasikmalaya Kota dan langsung digelandang ke ruang Unit Resmob untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Aksi penyergapan komplotan ini berlangsung dramatis layaknya film laga dan sempat terekam oleh video amatir warga serta kamera pengawas (CCTV) hingga viral di media sosial.
Petugas yang mengendarai mobil operasional URC sempat melepaskan rentetan tembakan peringatan ke udara di tengah kepadatan lalu lintas Jalan Raya Kadungora untuk menghentikan mobil hitam yang dikendarai para pelaku. Alih-alih menyerah, kendaraan pelaku justru tetap berupaya tancap gas dan melarikan diri dari kepungan.
Tidak hanya dari dalam mobil, pengejaran juga dilakukan petugas dengan cara berlari mengejar pelaku. Di tengah situasi yang semakin tersudut, salah seorang pelaku bahkan nekat keluar dari mobil dan melompat ke dalam aliran sungai yang kondisinya sedang surut demi menghindari sergapan polisi. Namun, kesiapan Tim Resmob membuat upaya pelarian tersebut gagal total.
Beredarnya video penangkapan tersebut sempat membuat warganet mengira aksi kriminalitas terjadi di Garut. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa tempat kejadian perkara (TKP) utama berada di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota, sedangkan Garut hanya menjadi lokasi pelarian.
Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Herman Saputra, membenarkan bahwa pihaknya turut menerjunkan personel untuk membantu (back-up) operasional pengejaran setelah menerima informasi adanya buronan yang mengarah ke wilayah mereka.
“Iya benar, ada kejadian pengejaran pelaku ganjal ATM oleh Tim Resmob Polres Tasikmalaya Kota. Kejadiannya pada 6 Juli malam di Jalan Raya Kadungora. Kami mem-back-up dan mendampingi personel Polres Tasikmalaya Kota yang melakukan pengejaran di wilayah Garut,” kata AKP Herman.
Karena tindakan perlawanan yang agresif dan membahayakan keselamatan petugas serta pengguna jalan selama proses pelarian, polisi akhirnya mengambil tindakan represif yang terukur dengan menembak kaki ketiga pelaku. Saat ini, komplotan ganjal ATM tersebut masih meringkuk di sel tahanan Mapolres Tasikmalaya Kota guna pengembangan kasus lebih lanjut.