Ikuti Kami :

Disarankan:

Bikin Panik Penghuni, Ular Cincin Emas 1,2 Meter Masuk Rumah Warga di Ciamis

Kamis, 17 September 2026 | 10:35 WIB
Bikin Panik Penghuni, Ular Cincin Emas 1,2 Meter Masuk Rumah Warga di Ciamis
Petugas Damkar Ciamis evakuasi ular cincin emas yang masuk ke rumah. Foto: Istimewa

Petugas Damkar Ciamis bergerak cepat mengevakuasi ular cincin emas tersebut setelah menerima laporan.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Seekor ular cincin emas sepanjang 1,2 meter masuk ke rumah warga di Dusun Sukamaulya, Desa Kertabumi, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Kamis (17/9/2026) dini hari. Petugas Damkar Ciamis bergerak cepat mengevakuasi ular cincin emas tersebut setelah menerima laporan.

Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan ular tersebut diketahui masuk ke dalam rumah melalui jendela. Pemilik rumah, Agy Hendrayana (27), menemukan ular ketika hendak mengantar istrinya berangkat kerja.

“Awalnya ular terlihat pada saat saudara Agy hendak berangkat mengantar kerja istrinya dan ada ular cincin emas merayap masuk ke dalam rumahnya melalui jendela,” kata Budi Rahmat.

Ular yang memiliki nama latin Boiga dendrophila itu kemudian diketahui berada di belakang lemari. Agy memilih melaporkan kejadian tersebut kepada petugas karena khawatir ular tersebut membahayakan penghuni rumah.

“Karena takut dan khawatir membahayakan penghuni rumah maka dengan segera melaporkan kepada UPT Mako Damkar Ciamis supaya evakuasi lebih cepat dan aman,” ujar Budi.

Petugas menerima laporan pada pukul 03.45 WIB. Tiga personel Damkar Ciamis, yakni Andi Kuswandi, Bima Bayu Putra, dan Tian Andiana, langsung melakukan penanganan di lokasi.

Petugas kemudian mencari keberadaan ular yang bersembunyi di belakang lemari. Setelah berhasil dievakuasi, petugas memastikan kondisi rumah dan lingkungan sekitar dalam keadaan aman.

Proses penanganan berlangsung sekitar 40 menit. Pada pukul 04.25 WIB, petugas menyelesaikan evakuasi dan memastikan tidak ada lagi kondisi yang membahayakan penghuni rumah.

“Pada jam 04.25 WIB situasi di lokasi dapat dipastikan dengan aman. Kemudian petugas kembali ke Mako UPT untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan,” kata Budi.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement