Ikuti Kami :

Disarankan:

Pemkot Tasikmalaya Ajukan 2.000 Rumah Tidak Layak Huni untuk Program BSPS Tahun 2027

Rabu, 16 September 2026 | 12:51 WIB
Pemkot Tasikmalaya Ajukan 2.000 Rumah Tidak Layak Huni untuk Program BSPS Tahun 2027
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan. Foto: NewsTasikmalaya.com/Kristian

Pemerintah Kota Tasikmalaya mengajukan sekitar 2.000 rumah tidak layak huni untuk mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2027.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali mengusulkan sekitar 2.000 rumah tidak layak huni (RTLH) untuk mendapatkan bantuan rehabilitasi melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada tahun 2027.

Usulan tersebut disampaikan Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan, usai kegiatan Serah Terima Buku Tabungan (SERBUTAB) bagi penerima BSPS Tahun 2026 yang digelar di Aula Kelurahan Cipedes, Rabu (16/9/2026).

Menurut Viman, ribuan rumah yang telah diajukan tersebut diharapkan dapat memperoleh bantuan dari pemerintah pusat agar semakin banyak warga yang dapat menempati hunian yang layak dan sehat.

"Ada sekitar 2.000 rumah yang sudah kami ajukan kembali untuk direhabilitasi agar menjadi rumah layak huni. Usulan tersebut dipersiapkan untuk program tahun depan," ujar Viman.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Tasikmalaya telah melakukan koordinasi dengan Balai Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman terkait pengajuan bantuan tersebut. Proses pengusulan dilakukan lebih awal melalui mekanisme perencanaan T-1 agar dapat masuk dalam alokasi program tahun berikutnya.

Viman berharap jumlah bantuan yang diterima Kota Tasikmalaya pada tahun mendatang dapat meningkat dibandingkan tahun ini, mengingat masih banyak warga yang membutuhkan perbaikan tempat tinggal.

"Kami berharap tahun depan bantuan yang masuk ke Kota Tasikmalaya bisa lebih banyak sehingga semakin banyak rumah tidak layak huni yang dapat diperbaiki," katanya.

Dalam kesempatan itu, Viman juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Bank bjb yang telah mendukung pelaksanaan program BSPS di Kota Tasikmalaya.

Ia menuturkan, program nasional penyediaan 3 juta rumah layak huni yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto telah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Tasikmalaya.

"Alhamdulillah, program 3 juta rumah layak huni dari pemerintah pusat sudah terealisasi di Kota Tasikmalaya. Tahun ini sebanyak 827 rumah mendapatkan bantuan BSPS," ungkapnya.

Setiap penerima bantuan memperoleh dana stimulan sebesar Rp20 juta, terdiri dari Rp17,5 juta untuk material bangunan dan Rp2,5 juta untuk biaya upah pekerja.

Dana tersebut disalurkan langsung ke rekening masing-masing penerima manfaat melalui Bank bjb guna memastikan proses penyaluran berjalan transparan dan tepat sasaran.

"Total anggaran yang tersalurkan mencapai kurang lebih Rp16 miliar. Sistem penyaluran melalui rekening dilakukan untuk menjaga transparansi sekaligus memastikan bantuan digunakan sesuai peruntukannya," jelas Viman.

Program BSPS sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mendukung peningkatan kesehatan, kesejahteraan, dan kualitas hidup warga.

Dengan usulan tambahan 2.000 RTLH untuk tahun depan, Pemkot Tasikmalaya berharap program perbaikan rumah layak huni dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement