Ikuti Kami :

Disarankan:

BPBD Kota Banjar Layani Distribusi Air Bersih ke 16 Titik Terdampak Kekeringan, Pengajuan Melalui Desa dan Kelurahan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:37 WIB
Watermark
BPBD Kota Banjar Layani Distribusi Air Bersih ke 16 Titik Terdampak Kekeringan, Pengajuan Melalui Desa dan Kelurahan. Foto: NewsTasikmalaya.com/Sukirman

BPBD Kota Banjar terus mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan akibat musim kemarau.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Musim kemarau yang masih berlangsung menyebabkan sejumlah wilayah di Kota Banjar mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut berdampak pada kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk mandi, cuci, dan kakus (MCK).

Untuk membantu warga yang terdampak kekeringan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar terus melakukan distribusi air bersih ke berbagai wilayah yang mengalami krisis air.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar Ruhimat mengatakan, penyaluran bantuan air bersih telah berlangsung selama kurang lebih tiga pekan terakhir. Hingga saat ini, BPBD telah melayani permintaan distribusi air bersih di 16 titik yang tersebar di empat kecamatan di Kota Banjar.

Menurutnya, wilayah yang paling banyak mengajukan bantuan air bersih berada di Desa Binangun dan Desa Neglasari, yang masuk dalam kawasan Kecamatan Banjar dan Kecamatan Pataruman.

“Pendistribusian air bersih sudah berjalan sekitar tiga minggu. Saat ini terdapat 16 titik yang tersebar di empat kecamatan, dengan permintaan terbanyak berasal dari wilayah Desa Binangun dan Desa Neglasari,” ujar Ruhimat saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (13/8/2026).

BPBD Libatkan Sejumlah Instansi untuk Distribusi Air Bersih

Dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut, BPBD Kota Banjar tidak bekerja sendiri. Distribusi air bersih dilakukan menggunakan armada tangki milik BPBD yang diperkuat dengan bantuan dari sejumlah instansi, seperti Palang Merah Indonesia (PMI)**, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, serta Kodim Ciamis.

Kolaborasi lintas instansi tersebut dinilai sangat membantu dalam mempercepat penyaluran air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama di daerah yang mengalami kekeringan cukup parah.

“Untuk armada distribusi, kami mendapat dukungan dari PMI, BBWS Citanduy, dan Kodim Ciamis sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan lebih optimal,” jelasnya.

Sumber Air Masih Mencukupi

Meski permintaan terus meningkat, Ruhimat memastikan ketersediaan sumber air bersih hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan warga terdampak.

Air yang didistribusikan berasal dari Perumdam Tirta Anom Kota Banjar serta sumber air sumur yang berada di halaman Kantor Kecamatan Purwaharja.

“Alhamdulillah untuk sumber air masih mencukupi. Pasokan berasal dari Perumdam Tirta Anom dan sumur yang berada di lingkungan Kantor Kecamatan Purwaharja,” katanya.

Pengajuan Bantuan Harus Melalui Desa atau Kelurahan

BPBD Kota Banjar juga membuka layanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih. Namun, pengajuan harus dilakukan melalui pemerintah desa atau kelurahan setempat dengan mengirimkan surat resmi kepada BPBD.

Setelah menerima pengajuan, petugas akan melakukan assessment atau verifikasi lapangan untuk memastikan kondisi wilayah yang mengajukan memang mengalami kekurangan air bersih dan layak mendapatkan bantuan.

“Permohonan bantuan diajukan melalui desa atau kelurahan dengan mencantumkan alamat lengkap. Setelah itu kami akan turun ke lapangan untuk melakukan assessment sebelum bantuan disalurkan,” terang Ruhimat.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan hemat selama musim kemarau berlangsung. Pasalnya, hingga saat ini belum ada kepastian kapan musim kemarau akan berakhir dan curah hujan kembali normal.

Dengan meningkatnya kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah, BPBD Kota Banjar memastikan akan terus siaga dan berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan selama musim kemarau masih berlangsung.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement