Ikuti Kami :

Disarankan:

BREAKING NEWS: Tebing 30 Meter di Cihaurbeuti Ciamis Longsor, 25 Warga Terpaksa Mengungsi

Selasa, 12 Mei 2026 | 11:17 WIB
Watermark
BREAKING NEWS: Tebing 30 Meter di Cihaurbeuti Ciamis Longsor, 25 Warga Terpaksa Mengungsi. Foto: Febrian Libelvalen.

Bencana tanah longsor hebat menerjang pemukiman warga di Dusun Cibulakan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Senin (11/5/2026) malam. Tebing setinggi sekitar 30 meter ambruk setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut, mengakibatkan kerusakan serius pada sejumlah bangunan.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Bencana tanah longsor hebat menerjang pemukiman warga di Dusun Cibulakan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Senin (11/5/2026) malam. Tebing setinggi sekitar 30 meter ambruk setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut, mengakibatkan kerusakan serius pada sejumlah bangunan.

Peristiwa yang terjadi sekira pukul 21.00 WIB ini sempat memicu kepanikan luar biasa. Di tengah kegelapan dan guyuran hujan, warga berhamburan menyelamatkan diri saat material tanah dan bebatuan mulai menghantam rumah mereka.

Camat Cihaurbeuti, Enok Kursilah, mengonfirmasi bahwa terdapat enam bangunan yang terdampak langsung oleh bencana ini.

 * Bangunan Ambruk: Dua rumah warga dan satu unit musala dilaporkan ambruk total tertimbun material longsor.

 * Banjir Lumpur: Tiga rumah lainnya mengalami kerusakan akibat terjangan banjir lumpur yang masuk ke dalam ruangan.

 * Warga Mengungsi: Sebanyak 25 jiwa dari delapan kepala keluarga (KK) terpaksa diungsikan ke rumah kerabat terdekat karena kondisi hunian yang sudah tidak aman.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Semua penghuni sudah diamankan ke rumah kerabat," ujar Enok Kursilah saat meninjau lokasi, Selasa (12/5/2026).

Enok menjelaskan bahwa longsor ini dipicu oleh saluran irigasi Depok dan Gintung yang tersumbat pohon tumbang. Aliran air yang terbendung kemudian meluap dan memicu pergeseran tanah skala besar dari tebing setinggi 30 meter.

"Selama saya menjabat di sini, baru kali ini terjadi longsor sebesar ini. Dampaknya cukup besar," ungkapnya.

Hingga Selasa siang, aparat gabungan dari TNI-Polri, BPBD, dan masyarakat setempat bahu-membahu melakukan gotong royong membersihkan material lumpur. Selain itu, petugas kesehatan dari puskesmas setempat juga diturunkan untuk memeriksa kondisi kesehatan warga terdampak.

Pemerintah Kecamatan Cihaurbeuti telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial, BPBD Kabupaten Ciamis, dan Dinas PUPR untuk langkah penanganan darurat, termasuk perbaikan saluran irigasi yang menjadi sumber masalah.

Mengingat wilayah Cihaurbeuti berada di kawasan perbukitan yang rawan, Camat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. "Curah hujan saat ini cukup tinggi dan tidak menentu, warga harus lebih waspada," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement