TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kawasan Kompleks Olahraga Dadaha, Kelurahan Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya mendadak mencekam. Sebuah ledakan keras dilaporkan mengguncang area publik tersebut di tengah perselisihan paham yang terjadi antar-pedagang kaki lima (PKL).
Merespons laporan darurat warga, pasukan gabungan berskala besar dari Polres Tasikmalaya Kota dan Polsek Cihideung langsung bergerak cepat mengepung dan mensterilkan Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Minggu (12/7/2026) dini hari sekira pukul 01.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, insiden mencekam ini bermula pada Sabtu (11/7/2026) sekira pukul 23.00 WIB. Terjadi cekcok adu mulut antara seorang pedagang jagung berinisial S dengan penjual tahu gejrot berinisial E alias U yang diduga di bawah pengaruh minuman keras.
Situasi semakin meruncing ketika datang seorang penjual es teh berinisial AAS yang merupakan kerabat pedagang jagung. Di tengah upaya warga lain melerai keributan, tiba-tiba terdengar suara dentuman ledakan yang sangat keras dari arah belakang. Suara ledakan tersebut sontak membuat para pedagang dan warga di sekitar lokasi ketakutan hingga kocar-kacir berlari menyelamatkan diri.
Tim identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota yang melakukan olah TKP awal menemukan sejumlah material mengejutkan yang diduga kuat menjadi komponen utama pemicu ledakan. Beberapa barang bukti yang kini telah disita petugas antara lain:
* Pupuk / KCL
* Belerang
* Bubuk Aluminium
* Baterai dan untaian kabel
* *Remote / Alat pengontrol alarm
* Aluminium bahan antena
Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pengamanan ketat langsung diterapkan di sekitar Kompleks Olahraga Dadaha. Personel gabungan yang terdiri dari Kasat Reskrim, Pamapta, Pawas, Unit Resmob, Intelkam, hingga Tim Khusus Maung Galunggung dikerahkan untuk menjaga lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, polisi telah melakukan sterilisasi total di area ledakan, mengamankan barang bukti material, serta memeriksa intensif empat orang saksi kunci (termasuk tiga personel security SOR Dadaha). Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman mendalam untuk mengungkap motif pasti serta asal-usul barang peledak tersebut. Nantikan pembaruan informasi selanjutnya hanya di NewsTasikmalaya.com.