Prakiraan Cuaca Kabupaten Ciamis Hari Ini, Minggu 12 Juli 2026
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kabupaten Ciamis dan sekitarnya.
Disarankan:
Prameswari Galuh resmi meluncurkan Batik Cakra Galuh dalam acara Sekar Cakra Galuh Rahayu di Astana Gede Kawali, Ciamis. Batik yang digagas Mia Sumiari Dewi ini terinspirasi dari simbol Kembang Cakra atau Cakra Rahayu Kancana yang terdapat pada prasasti peninggalan Kerajaan Galuh.
CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Upaya pelestarian budaya dan sejarah Galuh kembali mendapat penguatan melalui peluncuran Batik Cakra Galuh dalam acara bertajuk Sekar Cakra Galuh Rahayu yang digelar di Bale Reka Paminton Bumi Niskala, kawasan Astana Gede Kawali, Kabupaten Ciamis, Sabtu (11/7/2026) malam.
Batik yang digagas oleh Pendiri Prameswari Galuh, Mia Sumiari Dewi, tersebut tidak hanya menghadirkan karya seni tekstil bernilai estetika tinggi, tetapi juga menjadi media pelestarian filosofi leluhur Galuh yang sarat makna tentang keseimbangan hidup, kedamaian, dan keharmonisan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.
Terinspirasi dari Simbol Bersejarah Astana Gede Kawali
Mia mengungkapkan, lahirnya Batik Cakra Galuh berawal dari pengalaman spiritual saat mengunjungi Situs Astana Gede Kawali, salah satu situs bersejarah peninggalan Kerajaan Galuh di Kabupaten Ciamis.
Di lokasi tersebut, tepatnya pada Prasasti I dan Prasasti VI, ia menemukan simbol Kembang Cakra atau Cakra Rahayu Kancana yang kemudian menjadi inspirasi utama dalam penciptaan motif batik tersebut.
"Kisah Batik Cakra Galuh tidak lahir dari ambisi bisnis semata, melainkan dari sebuah momen pencerahan yang sangat mendalam. Simbol yang saya temukan bukan hanya ukiran batu biasa, tetapi sebuah identitas budaya yang memiliki pesan luhur bagi masyarakat Galuh," ujar Mia.
Menurutnya, simbol Kembang Cakra mengandung nilai-nilai kehidupan yang masih relevan hingga saat ini.
Filosofi Keharmonisan dalam Setiap Motif
Mia menjelaskan, lingkaran dalam motif Cakra Galuh melambangkan Buana Panca Tengah, sementara empat garis yang mengelilinginya menggambarkan konsep Papat Kalima Pancer.
Adapun tiga helai bunga padma yang menjadi bagian dari motif tersebut merepresentasikan filosofi Tritangtu di Buana, yaitu Karatuan (kepemimpinan) Karesian (spiritualitas) danKaramaan (adat istiadat dan kelestarian alam).
Ketiga unsur tersebut menjadi pesan leluhur Galuh agar manusia mampu menjaga hubungan yang harmonis dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan.
"Leluhur Galuh meninggalkan amanat bahwa ketika manusia mampu menjaga hubungan baik dengan Sang Pencipta, sesama manusia, dan alam semesta, maka kehidupan yang sejahtera akan tercipta," katanya.
Filosofi tersebut kemudian dituangkan ke dalam setiap detail motif Batik Cakra Galuh.
Titik melambangkan asal dan tujuan kehidupan, lingkaran menjadi simbol perlindungan spiritual, garis mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dan alam semesta, sementara tunas melambangkan harapan dan pertumbuhan. Adapun bunga yang mekar menjadi simbol kesempurnaan manusia yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
"Setiap motif yang tergambar bukan sekadar ornamen visual, melainkan doa dan pesan budaya yang ingin terus diwariskan kepada generasi masa kini dan masa depan," ungkapnya.
Batik yang Mengedukasi dan Menyebarkan Nilai Budaya
Salah satu keunikan Batik Cakra Galuh adalah penyertaan narasi filosofi pada setiap produknya. Dengan cara tersebut, masyarakat tidak hanya mengenakan batik sebagai busana, tetapi juga memahami makna budaya yang terkandung di dalamnya.
Untuk menjangkau pasar yang lebih luas, Batik Cakra Galuh diproduksi melalui berbagai teknik, mulai dari batik cap tradisional, printing, hingga sentuhan tinta prada emas yang memberikan kesan elegan dan modern.
Langkah tersebut dilakukan agar motif khas Galuh dapat diterima berbagai kalangan, termasuk generasi muda yang menjadi target penting dalam pelestarian budaya.
Mia berharap Batik Cakra Galuh dapat berkembang menjadi simbol perdamaian sekaligus duta budaya Kabupaten Ciamis di tingkat nasional hingga internasional.
"Ketika seseorang mengenakan Batik Cakra Galuh, ia tidak hanya memakai kain bermotif, tetapi juga membawa pesan kebaikan, kedamaian, dan energi positif dari Tanah Galuh kepada dunia," tuturnya.
Pemkab Ciamis Siap Dukung Pengembangan
Peluncuran Batik Cakra Galuh mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Ciamis. Bupati Ciamis Herdiat Sunarya yang diwakili Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Ciamis, Dadan Wiadi, menilai inovasi tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.
Menurutnya, Batik Cakra Galuh memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Ciamis yang mampu mengangkat nilai sejarah dan budaya lokal.
"Ini merupakan karya yang sangat luar biasa. Tidak hanya bernilai budaya dan sejarah, tetapi juga memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif daerah. Pemerintah Kabupaten Ciamis tentu mendukung penuh pengembangannya," kata Dadan.
Ia menambahkan, pemerintah daerah siap memberikan dukungan melalui promosi, pendampingan perizinan, hingga membuka peluang kerja sama dengan lembaga perbankan dan berbagai mitra usaha guna memperluas pemasaran Batik Cakra Galuh.
Peluncuran Batik Cakra Galuh ditutup dengan fashion show dan pertunjukan teatrikal Cakra yang dipersembahkan oleh Sanggar Seni Nawasena. Penampilan tersebut menjadi simbol harmonisasi antara seni, sejarah, budaya, dan inovasi modern yang tetap berpijak pada nilai-nilai luhur warisan Galuh.
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kabupaten Ciamis dan sekitarnya.
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Ciamis dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kabupaten Ciamis dan sekitarnya.