TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Aula Bappelitbangda pada Kamis (2/4/2026) pagi. Acara yang dibuka langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan, ini mengusung tema besar "Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pelayanan Publik untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat".
Hadir dalam kesempatan tersebut unsur Forkopimda Plus, mantan Wali Kota Budi Budiman, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta berbagai tokoh masyarakat lainnya.
Dalam pemaparannya, Wali Kota Viman Alfarizi menekankan tiga langkah strategis utama untuk masa depan Kota Tasikmalaya. “Pertama, kita harus menuntaskan masalah sampah. Kedua, mengatasi banjir, dan ketiga, meningkatkan ekonomi masyarakat melalui optimalisasi potensi lokal,” ujar Viman.
Salah satu poin menarik yang ditekankan Viman adalah pemanfaatan program pemerintah pusat, Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan estimasi anggaran pusat mencapai Rp300 miliar per tahun untuk Kota Tasikmalaya, Viman menegaskan bahwa rantai pasok (supply chain) bahan pangan harus berasal dari lokal.
"Anggaran MBG itu sekitar Rp300 miliar satu tahun dari pusat. Nah, itu harus bisa berputar di Kota Tasikmalaya. Dapur-dapur harus disuplai oleh komoditas lokal kita sendiri agar ketahanan pangan dan ekonomi warga meningkat," tegasnya.
Selain pembangunan fisik, Viman menyoroti pentingnya "revitalisasi manusia" melalui penguatan kualitas SDM, kehidupan sosial yang religius, serta tata kelola pemerintahan yang bersih. Ia juga memetakan strategi fiskal daerah untuk menghadapi tantangan ekonomi ke depan.
"Tahun 2026 dan 2027 adalah masa pemetaan. Kita sedang belajar 'berenang' menghadapi tantangan fiskal agar pada 2028-2029 kita sudah bisa berenang dengan lincah untuk membangun Kota Tasikmalaya yang lebih berdampak nyata pada masyarakat," pungkas Viman.