Ikuti Kami :

Disarankan:

Cap Go Meh 2577 di Hok Tek Bio Ciamis Jadi Panggung Harmoni, Barongsai Iringi Ngabuburit hingga Buka Puasa Bersama

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:16 WIB
Watermark
Cap Go Meh 2577 di Hok Tek Bio Ciamis Jadi Panggung Harmoni, Barongsai Iringi Ngabuburit hingga Buka Puasa Bersama. Foto: NewsTasikmalaya.com/Febrian Libelvalen

Perayaan Cap Go Meh Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kelenteng Hok Tek Bio Ciamis, Selasa (3/3/2026), berlangsung semarak dan sarat pesan kebersamaan.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Perayaan Cap Go Meh Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kelenteng Hok Tek Bio Ciamis, Selasa (3/3/2026), berlangsung semarak dan sarat pesan kebersamaan. Ratusan warga dari berbagai latar belakang agama dan etnis memadati area kelenteng untuk menyaksikan rangkaian acara budaya yang digelar secara terbuka.

Atraksi Barongsai dan Liong Koi Suci yang didatangkan dari Semarang tampil energik, memukau para penonton yang sejak sore telah berkumpul. Dentuman musik dan gerakan lincah para pemain barongsai menjadi hiburan tersendiri, terlebih karena perayaan tahun ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan.

Menjelang waktu berbuka puasa, suasana ngabuburit terasa berbeda. Warga muslim yang menanti azan magrib menikmati pertunjukan seni budaya Tionghoa di halaman kelenteng. Pemandangan tersebut menjadi simbol nyata harmoni lintas agama yang tumbuh alami di tengah masyarakat Kabupaten Ciamis.

Tidak terlihat sekat atau perbedaan. Warga berbaur, berbincang, dan menikmati suasana dengan penuh keakraban. Momentum ini memperlihatkan bahwa toleransi bukan sekadar wacana, melainkan praktik nyata dalam kehidupan sosial sehari-hari.

Saat azan magrib berkumandang, kebersamaan semakin terasa dengan digelarnya buka puasa bersama di lingkungan kelenteng. Aneka takjil, kolak, dan hidangan sederhana dibagikan kepada tamu dan masyarakat yang hadir. Kebersamaan di tempat ibadah umat Konghucu tersebut menjadi potret indah saling menghormati antarumat beragama.

Budaya Jadi Perekat Keberagaman

Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Ciamis, Dian Budiyana, menilai perayaan Cap Go Meh yang bertepatan dengan Ramadan memiliki makna sosial dan budaya yang mendalam.

Menurutnya, peristiwa tersebut mencerminkan kedewasaan masyarakat Ciamis dalam merawat keberagaman. “Ngabuburit sambil menyaksikan Barongsai, lalu dilanjutkan dengan buka puasa bersama di kelenteng, adalah gambaran harmoni yang membanggakan. Ini menunjukkan toleransi di Ciamis tumbuh dengan kuat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seni dan budaya memiliki kekuatan besar sebagai perekat sosial. Melalui ruang-ruang kebudayaan yang inklusif, masyarakat dapat bertemu dan berinteraksi tanpa memandang latar belakang agama maupun etnis.

“Budaya adalah jembatan persaudaraan. Ketika masyarakat hadir bersama tanpa melihat perbedaan, di situlah nilai kebersamaan semakin kokoh. Ini menjadi modal sosial penting dalam pembangunan daerah,” tegas Dian.

Disbudpora Ciamis, lanjutnya, akan terus mendorong kegiatan budaya yang terbuka dan inklusif agar setiap komunitas memiliki ruang untuk mengekspresikan tradisinya dalam suasana saling menghormati.

Perayaan Cap Go Meh 2577 di Kelenteng Hok Tek Bio Ciamis pun menjadi bukti bahwa keberagaman di Kabupaten Ciamis bukan sekadar slogan, melainkan realitas yang hidup dalam semangat toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement