Ikuti Kami :

Disarankan:

Cincin Mainan Nyangkut di Jari Siswi SD, Damkar Ciamis Evakuasi Pakai Mini Gerinda

Senin, 11 Mei 2026 | 11:55 WIB
Cincin Mainan Nyangkut di Jari Siswi SD, Damkar Ciamis Evakuasi Pakai Mini Gerinda
Cincin Mainan Nyangkut di Jari Siswi SD, Damkar Ciamis Evakuasi Pakai Mini Gerinda. Foto: Istimewa

Petugas UPT Damkar Ciamis mengevakuasi cincin mainan yang tersangkut di jari seorang siswi sekolah dasar asal Kabupaten Ciamis, Senin (11/5/2026) pagi.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Petugas UPT Damkar Ciamis mengevakuasi cincin mainan yang tersangkut di jari seorang siswi sekolah dasar asal Kabupaten Ciamis, Senin (11/5/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Sita (11), warga Dusun Linggamanik, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis. Siswi tersebut mengalami pembengkakan pada jari setelah cincin berbahan aloy yang dipakainya semalaman tidak bisa dilepaskan.

Penanganan dilakukan di Mako UPT Damkar Ciamis sekitar pukul 07.20 WIB.

Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, menjelaskan bahwa korban sebelumnya membeli cincin mainan sehari sebelum kejadian. Namun saat digunakan semalaman, cincin tersebut terasa semakin sempit dan membuat jari korban membengkak.

“Korban membeli cincin mainan, kemudian pada malam hari cincin terasa semakin sempit hingga menyebabkan jari membengkak,” ujar Budi Rahmat.

Menurutnya, pihak sekolah sempat berupaya melepaskan cincin tersebut dengan berbagai cara. Akan tetapi, usaha itu tidak berhasil sehingga wali guru akhirnya membawa korban ke Mako UPT Damkar Ciamis untuk mendapatkan bantuan.

“Setelah dicoba berbagai cara di sekolah namun tidak berhasil, korban akhirnya dibawa oleh wali gurunya ke Mako UPT Damkar untuk mendapatkan penanganan,” katanya.

Budi menuturkan, cincin itu melingkar di jari manis tangan kanan korban. Petugas kemudian melakukan proses evakuasi menggunakan mini gerinda agar cincin dapat dipotong secara aman tanpa melukai jari korban.

“Petugas langsung melakukan evakuasi menggunakan mini gerinda dan prosesnya berjalan aman serta lancar,” jelasnya.

Proses evakuasi berlangsung cepat. Sekitar pukul 07.25 WIB, cincin berhasil dilepaskan dan kondisi korban dinyatakan aman.

Penanganan dilakukan oleh regu piket UPT Damkar Ciamis yang terdiri dari Yedi Setiadi, Yayan Mulyansyah, Bima Bayu Putra, dan Suheri.

Pihak Damkar Ciamis juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan cincin, khususnya cincin mainan, karena dapat memicu pembengkakan jika dipakai terlalu lama.

“Jika cincin sulit dilepas dan jari mulai membengkak, sebaiknya segera meminta bantuan petugas agar tidak menimbulkan risiko yang lebih parah,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement