Ikuti Kami :

Disarankan:

Cincin Stainless Jadi Petaka, Damkar Ciamis Turun Tangan Selamatkan Jari Warga

Rabu, 03 Juni 2026 | 14:48 WIB
Cincin Stainless Jadi Petaka, Damkar Ciamis Turun Tangan Selamatkan Jari Warga
Cincin Stainless Jadi Petaka, Damkar Ciamis Turun Tangan Selamatkan Jari Warga. Foto: Istimewa

Petugas UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis kembali menunjukkan respons cepat dalam penanganan kejadian nonkebakaran. Kali ini, petugas membantu mengevakuasi cincin stainless yang tersangkut di jari seorang warga hingga menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Petugas UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis kembali menunjukkan respons cepat dalam penanganan kejadian nonkebakaran. Kali ini, petugas membantu mengevakuasi cincin stainless yang tersangkut di jari seorang warga hingga menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri.

Peristiwa tersebut dialami oleh Muhammad Rafli (21), seorang buruh harian lepas asal Puncak Asih, Desa Sukasenang, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, pada Rabu (3/6/2026).

Rafli mendatangi langsung Markas Komando (Mako) UPTD Damkar Ciamis setelah cincin yang melingkar di jari manis tangan kanannya tidak dapat dilepas. Upaya yang dilakukan secara mandiri justru membuat jarinya semakin membengkak dan menimbulkan rasa sakit.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan pihaknya segera melakukan penanganan setelah menerima permohonan bantuan dari korban.

“Korban datang ke Mako Damkar karena cincin yang dipakainya sudah sulit dilepas. Sebelumnya sempat dicoba dilepaskan sendiri, namun justru menyebabkan pembengkakan pada jari,” ujar Budi Rahmat.

Menurutnya, cincin berbahan stainless steel tersebut telah digunakan cukup lama. Namun seiring waktu, kondisi jari korban mengalami pembengkakan sehingga cincin menjadi semakin sempit dan sulit dikeluarkan.

Petugas regu piket yang terdiri dari Andi Kuswandi, Bayu Robayana, Bima Bayu Putra, Tian Andiana, dan Bimar Habiban langsung melakukan proses evakuasi menggunakan alat grinder mini.

Proses pelepasan cincin dilakukan secara hati-hati guna menghindari risiko luka pada jari korban. Berkat ketelitian petugas, cincin berhasil dipotong dan dilepaskan dalam waktu sekitar 20 menit.

“Alhamdulillah, sekitar pukul 08.00 WIB cincin berhasil dievakuasi dan kondisi korban dalam keadaan aman,” kata Budi.

Ia menambahkan, layanan penyelamatan Damkar tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai kejadian darurat lainnya yang membutuhkan bantuan teknis dan penyelamatan cepat.

Setelah proses evakuasi selesai, petugas kembali melanjutkan tugas piket dan kesiapsiagaan di Mako UPTD Damkar Ciamis untuk mengantisipasi berbagai potensi kejadian darurat lainnya di wilayah Kabupaten Ciamis.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement