TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kota Tasikmalaya pada Sabtu (31/1/2026). Akibat peristiwa tersebut, belasan rumah dilaporkan roboh di beberapa kecamatan.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya hingga pukul 22.21 WIB pada Sabtu malam, tercatat 14 kejadian rumah roboh yang tersebar di Kecamatan Purbaratu, Mangkubumi, dan Bungursari.
Koordinator Lapangan (Korlap) URC BPBD Kota Tasikmalaya, Harisman, membenarkan adanya dampak kerusakan akibat cuaca ekstrem tersebut.
“Iya, benar. Data yang kami terima akibat cuaca ekstrem kemarin terdapat 14 kejadian rumah roboh yang tersebar di Kecamatan Purbaratu, Mangkubumi, dan Bungursari,” ujar Harisman, Minggu (1/2/2026).
Dari total kejadian tersebut, Kecamatan Bungursari menjadi wilayah paling terdampak dengan 11 rumah roboh. Sementara sisanya tersebar di kecamatan lain.
“Sementara ini, wilayah yang paling banyak terdampak berada di Kecamatan Bungursari, dengan total 11 rumah roboh,” jelasnya.
Saat ini, petugas BPBD Kota Tasikmalaya masih melakukan asesmen dan pendataan terhadap rumah-rumah terdampak. Sebagian warga telah menerima bantuan terpal darurat, sementara sisanya masih dalam proses pengecekan lapangan.
“Beberapa lokasi sudah kami lakukan pengecekan dan diberikan terpal. Untuk yang lainnya masih dalam proses asesmen,” ungkap Harisman.
Selain rumah roboh, BPBD juga mencatat adanya satu kejadian pohon tumbang akibat cuaca ekstrem tersebut.
“Untuk kejadian pohon tumbang, tercatat satu lokasi,” tambahnya.
Harisman menuturkan, cuaca ekstrem yang terjadi pada Sabtu kemarin tidak merata di seluruh wilayah Kota Tasikmalaya, melainkan hanya melanda beberapa kecamatan tertentu.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu,” pungkasnya.