Ikuti Kami :

Disarankan:

Dedi Mulyadi Respons Cepat, Perintahkan Tim Temui Lansia yang Tinggal di Gubuk Bersama Cucu Tunawicara di Tasikmalaya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 13:48 WIB
Dedi Mulyadi Respons Cepat, Perintahkan Tim Temui Lansia yang Tinggal di Gubuk Bersama Cucu Tunawicara di Tasikmalaya
Dedi Mulyadi Respons Cepat, Perintahkan Tim Temui Lansia yang Tinggal di Gubuk Bersama Cucu Tunawicara di Tasikmalaya. Foto: NewsTasikmalaya.com/Kristian

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan tim Pemprov Jabar menemui Nana Kustaman, seorang lansia warga Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, yang tinggal di gubuk bersama cucunya yang tunawicara.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, merespons cepat kisah kehidupan memprihatinkan seorang lansia bernama Nana Kustaman yang tinggal di sebuah gubuk kecil bersama cucunya yang mengalami tunawicara di Kota Tasikmalaya.

Mengetahui kondisi keluarga tersebut, Dedi Mulyadi langsung menginstruksikan tim Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk mendatangi kediaman Nana. Langkah itu dilakukan guna melihat langsung kondisi keluarga sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang membutuhkan penanganan pemerintah.

Nana Kustaman, yang dalam informasi awal disebut berusia 73 tahun, merupakan warga Kampung Sindanghayu (Paledang), RT 003 RW 005, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.

Melalui unggahan video di akun media sosialnya, Jumat (30/10/2026) pagi, Dedi meminta jajarannya segera turun ke lapangan. Ia menginstruksikan agar kondisi tempat tinggal Nana diperbaiki serta berbagai persoalan keluarga, terutama terkait pendidikan anak-anaknya, mendapat perhatian.

"Hari tim Pemrov Jabar segera menemui keluarga pak nana untuk melakukan langkah-langkah, satu perbaikan rumah, dua penyelesaian berbagai problem yang dihadapi terutama untuk pendidikan anak-anaknya," kata Dedi.

Instruksi tersebut menjadi respons atas kondisi kehidupan Nana yang harus bertahan di tengah keterbatasan, sekaligus merawat cucunya yang memiliki keterbatasan dalam berkomunikasi secara verbal.

Dedi Mulyadi Ajak Semua Pihak Lebih Peka

Dedi Mulyadi berharap kisah yang dialami Nana menjadi perhatian bersama, tidak hanya pemerintah daerah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, kepekaan terhadap persoalan sosial di lingkungan sekitar perlu terus dibangun. Dengan kepedulian berbagai pihak, masyarakat yang hidup dalam keterbatasan diharapkan bisa mendapatkan bantuan dan kesempatan untuk memperbaiki kehidupannya.

"Semoga kepekaan semua pihak untuk mengangkat problem problem sosial di lingkungan masyarakat kita menjadi Jalan bagi kita untuk berbuat kebaikan bagi mereka yang hidupnya tidak beruntung salam untuk semuanya. Jumat ini membawa keberkahan," pungkasnya.

Respons cepat Gubernur Jawa Barat tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi penanganan kondisi keluarga Nana Kustaman. Selain perbaikan tempat tinggal, perhatian terhadap pendidikan anak-anak dalam keluarga itu juga menjadi hal penting agar mereka memperoleh kesempatan hidup yang lebih baik.

Kisah lansia yang tinggal di gubuk bersama cucu tunawicara ini sekaligus menjadi pengingat bahwa persoalan sosial di tengah masyarakat membutuhkan kepedulian dan tindakan nyata dari berbagai pihak.

 

 

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin