Ikuti Kami :

Disarankan:

Diduga Korsleting Listrik, Api Hanguskan Kantin dan Ruang Kelas SMPN 4 Rancah

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:40 WIB
Diduga Korsleting Listrik, Api Hanguskan Kantin dan Ruang Kelas SMPN 4 Rancah
Diduga Korsleting Listrik, Api Hanguskan Kantin dan Ruang Kelas SMPN 4 Rancah.

Kantin dan satu ruang kelas di SMPN 4 Rancah, Ciamis, ludes terbakar pada Selasa (21/7/2026) dini hari. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik dengan kerugian Rp35 juta.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Musibah kebakaran melanda SMP Negeri 4 Rancah yang berlokasi di Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, pada Selasa (21/7/2026) dini hari. Peristiwa yang diduga kuat dipicu oleh hubungan pendek arus listrik (korsleting) tersebut menghanguskan bangunan kantin sekolah dan satu ruang kelas, dengan total kerugian material ditaksir mencapai Rp35 juta.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengonfirmasi bahwa kobaran api pertama kali dipergoki warga sekitar pukul 04.15 WIB, tepat saat warga hendak melangkah ke masjid untuk menunaikan salat Subuh.

"Sekitar pukul 04.15 WIB, api diketahui sudah membesar di area sekolah oleh warga yang melintas untuk salat Subuh. Dugaan sementara pemicunya berasal dari korsleting arus listrik," terang Budi Rahmat saat memberikan keterangan resmi.

Melihat kobaran api yang kian membesar, warga bergegas melaporkan insiden tersebut kepada Kasi Trantib Kecamatan Rancah, Atim, yang selanjutnya diteruskan secara cepat ke Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Rancah.

Laporan resmi diterima regu pemadam pada pukul 04.43 WIB. Menanggapi situasi darurat tersebut, armada dan personel Damkar langsung meluncur ke lokasi kejadian dengan waktu tanggap (response time) yang sigap. Tiba di lokasi pada pukul 04.52 WIB, petugas langsung mengambil tindakan lokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan sekolah lainnya.

"Petugas di lapangan langsung melakukan pemadaman secara intensif di titik fokus api, dilanjutkan dengan tahap pendinginan dan observasi menyeluruh guna memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan," ujar Budi.

Budi merincikan, area bangunan yang dilalap si jago merah meliputi satu unit kantin sekolah berukuran 6x8 meter serta sebagian struktur ruang kelas berukuran 6x5 meter. Beruntung, insiden terjadi jauh sebelum jam aktivitas belajar mengajar dimulai, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam peristiwa ini. Kerugian material akibat kerusakan bangunan dan fasilitas pendukung ditaksir mencapai Rp35 juta," jelasnya.

Proses pemadaman hingga pembasahan lokasi berjalan lancar berkat kolaborasi cepat antara personel Pos WMK Rancah, unsur Koramil Rancah, aparat Desa Cisontrol, jajaran guru dan pegawai sekolah, serta pertolongan warga masyarakat sekitar. Pihak Damkar mengerahkan satu unit mobil pancar serta satu unit mobil tangki pasokan air (water supply).

Setelah seluruh area dinyatakan aman dan steril dari potensi bahaya, penanganan dinyatakan selesai penuh pada pukul 06.15 WIB. Selain melangsungkan pemadaman, jajaran Damkar Kabupaten Ciamis juga memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan imbauan mitigasi bencana kebakaran serta membagikan kontak layanan call center darurat kepada pihak sekolah dan warga setempat.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement