TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan Aksi Bergizi di Sekolah yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Kota Tasikmalaya pada Selasa (15/7/2025) pagi. Kegiatan ini merupakan inisiatif Bidang Kesehatan Masyarakat, melalui Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat serta Tim Kerja Kesehatan Keluarga (Kesga) dan Gizi.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran gizi di kalangan remaja serta menekan angka kasus anemia pada pelajar perempuan. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan siswa, guru, serta tenaga kesehatan, dan dibuka langsung oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Tasikmalaya, drh. Nina Kurniada, M.P
Dr. Nina menjelaskan bahwa salah satu fokus utama dari kegiatan ini adalah pemberian tablet tambah darah (TTD) kepada pelajar perempuan sebagai langkah konkret dalam mencegah anemia sejak dini.
"Selain itu, siswa juga mendapatkan edukasi tentang pentingnya gizi seimbang, konsumsi makanan bergizi, dan nutrisi untuk remaja oleh dr. Mia Miranda, Sp.GK., M.Kes," kata Nina.
Ia menambahkan, Aksi Bergizi merupakan program nasional yang bertujuan membentuk generasi sehat dan bebas anemia, khususnya di kalangan remaja putri. Menurutnya, anemia dapat berdampak besar terhadap konsentrasi belajar dan produktivitas siswa di sekolah.
"Dengan pembiasaan konsumsi tablet tambah darah setiap minggu, diharapkan kondisi kesehatan remaja putri bisa meningkat," ujarnya.
Dinkes Kota Tasikmalaya sendiri menargetkan kegiatan ini akan digelar di dua sekolah pada pekan ini, yaitu SMA Negeri 2 Kota Tasikmalaya dan SMKN 2 Kota Tasikmalaya. Selanjutnya, kegiatan serupa akan dilaksanakan di sekolah-sekolah lain sebagai bagian dari kampanye nasional Aksi Bergizi dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).
Kegiatan ini juga diisi dengan senam bersama, pemeriksaan kesehatan, serta pembagian materi edukatif tentang gizi dan kesehatan remaja.
"Alhamdulillah antusiasme siswa terlihat tinggi, terutama saat sesi tanya jawab dan kuis interaktif yang diselenggarakan oleh petugas kesehatan," tutur Nina.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan dukungannya terhadap program yang dinilai sangat bermanfaat untuk peningkatan kesehatan para siswi.