Prakiraan Cuaca Kabupaten Ciamis Hari Ini, Sabtu 22 Agustus 2026
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kabupaten Ciamis dan sekitarnya.
Disarankan:
Semangat menghidupkan kembali kejayaan pencak silat Ciamis mengemuka dalam ajang Sport Education Championship (SEC) Pencak Silat 2025 antar pelajar se-Priangan yang digelar MGMP Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), di Gelanggang Galuh Taruna (GGT) Ciamis, Sabtu (2/5/2026).
CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Semangat menghidupkan kembali kejayaan pencak silat Ciamis mengemuka dalam ajang Sport Education Championship (SEC) Pencak Silat 2025 antar pelajar se-Priangan yang digelar MGMP Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), di Gelanggang Galuh Taruna (GGT) Ciamis, Sabtu (2/5/2026).
Kejuaraan tersebut diikuti 541 atlet pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah Priangan. Selain menjadi arena kompetisi, kegiatan itu juga dijadikan ruang pembinaan dan pencarian bibit atlet potensial yang diproyeksikan mampu membawa nama Ciamis dan Jawa Barat di tingkat lebih tinggi.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, diwakili Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis, Dian Budiyana, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan tersebut.
Dalam sambutannya, Dian menegaskan pencak silat bukan sekadar cabang olahraga, tetapi warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga, dirawat, dan dikembangkan oleh generasi muda.
“Pencak silat adalah warisan budaya luhur bangsa Indonesia. Karena itu, pembinaan atlet dan pelestarian budaya silat harus berjalan beriringan,” ujarnya.
Ia mengatakan, Kabupaten Ciamis memiliki sejarah panjang dalam dunia pencak silat, termasuk pernah melahirkan atlet yang mampu menembus level internasional. Menurutnya, semangat untuk mengulang sejarah itu kini kembali dibangun melalui pembinaan atlet usia pelajar.
“Kita merindukan lahirnya kembali atlet dunia dari Kabupaten Ciamis. Dulu sejarah itu pernah tercatat, dan sekarang kita ingin membangunnya kembali,” katanya.
Dian menilai pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari IPSI, perguruan silat, sekolah, orang tua, hingga pemerintah daerah.
“IPSI harus bekerja sama dan sama-sama bekerja dengan seluruh komponen masyarakat dan perguruan. Kalau pembinaan dilakukan serius dan berkelanjutan, saya yakin Ciamis bisa kembali melahirkan atlet berprestasi,” tegasnya.
Menurut dia, sejumlah atlet muda Ciamis saat ini sudah mulai menunjukkan potensi melalui berbagai kejuaraan, termasuk Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan event pencak silat tingkat regional maupun nasional.
“Ada atlet yang sudah beberapa kali ikut O2SN dan event lainnya, bahkan berhasil meraih juara. Tinggal bagaimana pembinaannya dikelola dengan baik agar semangat atlet terus tumbuh,” jelasnya.
Dian menambahkan, dukungan terhadap atlet tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga harus diperkuat oleh keluarga dan lingkungan sekitar.
“Support orang tua, masyarakat, pemerintah daerah, dan IPSI sangat penting. Tapi yang utama tetap semangat dari atlet itu sendiri,” katanya.
Saat ini, IPSI Ciamis tercatat memiliki sekitar 30 perguruan silat yang telah terverifikasi, meski sebagian masih dalam proses validasi ulang terkait tingkat keaktifan organisasi.
Selain fokus pada pembinaan pelajar, Ciamis juga tengah menyiapkan atlet untuk tampil di ajang World Pencak Silat Championship di Bogor pada November mendatang.
Kabupaten Ciamis direncanakan mengirim tiga atlet di kelas B putra, D putri, dan E putri. Salah satu atlet bahkan diproyeksikan mampu bersaing dalam perebutan medali.
“Kami akan memberikan dukungan penuh agar atlet Ciamis bisa tampil maksimal dan membawa prestasi untuk daerah,” pungkas Dian.
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kabupaten Ciamis dan sekitarnya.
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Ciamis dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan program ini merupakan prioritas pemerintah daerah dan mendorong masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong serta swadaya dalam proses pembangunan.