Ikuti Kami :

Disarankan:

Dorong Budaya Membaca di Era Digital, Bupati Herdiat Buka Festival Literasi Ciamis 2026

Selasa, 22 September 2026 | 12:52 WIB
Dorong Budaya Membaca di Era Digital, Bupati Herdiat Buka Festival Literasi Ciamis 2026
Dorong Budaya Membaca di Era Digital, Bupati Herdiat Buka Festival Literasi Ciamis 2026. Foto: NewsTasikmalaya.com/Febrian Libelvalen.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya resmi membuka Festival Literasi Ciamis 2026 di Dispusip (22/9/2026). Herdiat tekankan pentingnya budaya membaca di era digital.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali mendorong penguatan budaya literasi masyarakat melalui gelaran Festival Literasi Ciamis 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Bersinergi dalam Literasi Mewujudkan Ciamis Maju dan Berkelanjutan” tersebut resmi dibuka di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Ciamis, Selasa (22/9/2026).

Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya, memberikan apresiasi tinggi kepada Dispusip Ciamis yang telah menggagas festival ini. Menurutnya, penguatan literasi menjadi semakin vital di tengah laju perkembangan teknologi dan digitalisasi yang berlangsung begitu pesat.

Herdiat mengingatkan seluruh lapisan masyarakat agar tidak pernah berhenti belajar dan senantiasa mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

“Kalau kita tidak mengikuti perkembangan zaman, pasti kita akan jauh tertinggal. Maka kita tidak boleh berhenti untuk belajar, mulai dari anak-anak, orang dewasa sampai orang tua, kakek dan nenek juga harus belajar,” ujar Herdiat, Selasa (22/9/2026).

Ia menilai budaya membaca perlu terus ditanamkan secara konsisten karena menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas SDM. Pembangunan Ciamis membutuhkan masyarakat yang haus ilmu dan inovatif.

“Tidak mungkin maju kalau orang-orangnya pemalas, tidak mau membaca, tidak mau mengikuti perkembangan zaman. Pasti akan jauh tertinggal,” katanya.

Di samping menekankan pentingnya literasi, Herdiat menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Ciamis untuk terus melahirkan inovasi pelayanan tanpa menjadikan keterbatasan anggaran sebagai dalih.

“Keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi halangan, tidak boleh menjadi hambatan, apalagi menjadi alasan. Dengan keterbatasan anggaran akan sangat luar biasa ketika para OPD mampu berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dispusip Kabupaten Ciamis, Okta Jabal Nugraha, memaparkan bahwa pemaknaan literasi saat ini telah berkembang luas, tidak sekadar kemampuan membaca dan menulis.

“Literasi merupakan kemampuan untuk memperoleh, memahami, mengevaluasi, mengolah, serta menggunakan informasi secara bijak,” jelas Okta.

Okta menegaskan, Festival Literasi Ciamis 2026 diproyeksikan sebagai ruang inklusif untuk memperkuat gerakan minat baca dan menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning).

Rangkaian festival ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 September 2026, dengan menyajikan pameran, diskusi literasi, serta bazaar UMKM. Kegiatan ini melibatkan pelajar, akademisi, pegiat literasi, hingga masyarakat umum dengan target 1.000 pengunjung.

“Kami berharap sinergi dan kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan sehingga budaya literasi di Ciamis semakin kuat dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement