Semarakkan HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Priangan Bamboo Fest 2026 Siap Digelar di Gedung PPIK
Priangan Bamboo Fest 2026 akan digelar di Gedung PPIK Tasikmalaya pada 14–18 Oktober 2026 untuk menyemarakkan HUT ke-25 Kota Tasikmalaya.
Disarankan:
Dalam rangka mendukung pertanian berkelanjutan dan inovasi ramah lingkungan, para dosen dari Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya menggelar pelatihan pembuatan tungku arang portabel kepada Kelompok Tani Saung Kiray, Kelurahan Murgasari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Sabtu (2/8/2025).
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Dalam rangka mendukung pertanian berkelanjutan dan inovasi ramah lingkungan, para dosen dari Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya menggelar pelatihan pembuatan tungku arang portabel kepada Kelompok Tani Saung Kiray, Kelurahan Murgasari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Sabtu (2/8/2025).
Pelatihan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat berbasis Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PPIBM), sebagai salah satu wujud dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsil.
Ketua pelaksana kegiatan, Prof. Dr. H. Budy Rahmat, Ir., M.S., menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan memberikan solusi teknologi tepat guna yang aplikatif kepada petani, khususnya dalam pengolahan arang dari limbah organik dengan metode karbonisasi menggunakan tungku drum ganda portabel.
“Tungku ini dirancang agar mudah dipindahkan, proses pembakaran lebih efisien, serta hasil arang yang berkualitas tinggi dan ramah lingkungan,” jelas Prof. Budy.
Para peserta pelatihan mendapatkan materi lengkap, mulai dari struktur dan cara kerja tungku, pengendalian aliran udara, proses pendinginan, hingga teknik pembongkaran arang dan metode pengemasan produk.
Selain Prof. Budy, pelatihan ini juga melibatkan dosen-dosen senior Unsil, seperti Prof. Dr. H. Maman Suryaman, Ir., M.S., Prof. Dr. Hj. Ida Hodijah, Ir., M.P., Yogi Nirwanto, S.Hut., M.P., Dr. Yoni Hermawan, Drs., M.Pd., Dr. Nana, S.Pd., M.Pd.
Tak ketinggalan, mahasiswa dari jenjang S1 dan S2 Program Studi Agroteknologi juga aktif mendampingi para petani dalam sesi praktik langsung.
“Kami juga memperkenalkan manfaat hasil samping berupa asap cair dari proses karbonisasi yang dapat dimanfaatkan sebagai pestisida alami,” ujar Yogi Nirwanto.
Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan arang, proses karbonisasi, pencetakan briket, dan pengemasan produk. Antusiasme tinggi terlihat dari partisipasi aktif petani yang hadir. Banyak dari mereka mengajukan pertanyaan hingga berdiskusi mengenai peluang pengembangan usaha arang ini.
Ketua Kelompok Tani Saung Kiray, Itang Sahiq Bahtiar, S.Sos, menyambut baik pelatihan ini. “Pelatihan ini sangat membuka wawasan kami, mengajarkan inovasi baru, dan menambah keterampilan yang bisa mendukung kemandirian kelompok tani,” ucap Itang.
Ia berharap kegiatan semacam ini bisa dilakukan secara berkala, mengingat manfaatnya yang sangat besar dalam menggerakkan roda ekonomi berbasis kearifan lokal yang ramah lingkungan.
Dalam kesempatan itu, tim pengabdian juga menghibahkan satu unit tungku arang portabel lengkap dengan peralatan pendukungnya kepada Kelompok Tani Saung Kiray. Hal ini menjadi langkah awal dalam mendorong petani agar terus berinovasi dan mengembangkan produksi arang yang bernilai jual.
Prof. Budy berharap, ke depan akan lahir lebih banyak kelompok tani yang mampu mandiri secara ekonomi dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Priangan Bamboo Fest 2026 akan digelar di Gedung PPIK Tasikmalaya pada 14–18 Oktober 2026 untuk menyemarakkan HUT ke-25 Kota Tasikmalaya.
Warga Cihideung mendatangi Mako Damkar Kota Tasikmalaya (8/10/2026) untuk menolong kucing yang sesak akibat terjerat kalung aluminium tebal. Petugas berhasil mengevakuasinya dalam 8 menit.
Layanan ini merupakan solusi praktis yang diberikan kepada warga yang ingin mengurus pajak kendaraan tanpa harus datang langsung ke kantor samsat.