Ikuti Kami :

Disarankan:

DPRD Kota Tasikmalaya Minta Pemkot Proaktif Kaji Kerja Sama Pengelolaan Stadion Wiradadaha dengan Swasta

Selasa, 29 September 2026 | 17:46 WIB
DPRD Kota Tasikmalaya Minta Pemkot Proaktif Kaji Kerja Sama Pengelolaan Stadion Wiradadaha dengan Swasta
DPRD Kota Tasikmalaya Minta Pemkot Proaktif Kaji Kerja Sama Pengelolaan Stadion Wiradadaha dengan Swasta.

DPRD Kota Tasikmalaya dorong Pemkot proaktif kaji kemitraan swasta untuk pengelolaan dan revitalisasi Stadion Wiradadaha (29/9/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Wacana pengelolaan Stadion Wiradadaha Kota Tasikmalaya melalui skema kemitraan bersama pihak swasta semakin menguat. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tasikmalaya mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya untuk proaktif mengkaji usulan tersebut sebagai jalan keluar di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Heri Ahmadi, menegaskan bahwa pemanfaatan aset daerah wajib dilandasi dengan semangat kewirausahaan. Menurutnya, aset sebesar Stadion Wiradadaha tidak boleh dibiarkan terbengkalai atau kurang optimal hanya karena bergantung pada ketersediaan anggaran pemerintah.

"Dalam hal ini, setiap pimpinan di eksekutif harus punya jiwa entrepreneurship dan teknokrat. Artinya, kita harus bisa memaksimalkan aset yang ada agar memberi manfaat dan tersedia untuk kebermanfaatan yang lebih luas untuk masyarakat," ujar H. Heri Ahmadi, Selasa (29/9/2026).

Heri menilai kondisi fiskal daerah saat ini sangat terbatas dan tidak memungkinkan untuk melakukan revitalisasi total dalam waktu dekat. Oleh karena itu, tawaran kolaborasi dari pihak swasta, seperti yang diajukan manajemen Persikotas Nusantara, seharusnya direspons dengan kajian komprehensif, bukan didiamkan.

Ia menekankan bahwa skema kemitraan sama sekali tidak bertujuan untuk menjual atau mengalihkan kepemilikan aset daerah, melainkan membangun kerja sama profesional dan transparan.

"Jadi bila ada tawaran kolaborasi seperti dari manajemen Persikotas, misalnya kenapa tidak. Kami di DPRD tentu mendukung dan mendorong para pengambil kebijakan di Pemkot bisa melakukan kajian agar aset yang tersedia tetap memberi manfaat," tegas Heri.

Dukungan serupa disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi. Ia meminta Pemkot Tasikmalaya bergerak cepat dalam merespons peluang kerja sama investasi ini.

"Sepanjang klausul kerja sama yang ditawarkan nantinya memberikan kontribusi pendapatan daerah atau revenue bagi Pemkot Tasikmalaya, usulan kolaborasi itu perlu direspons secara proaktif," tegas Kepler Sianturi.

Kepler menambahkan bahwa tata kelola profesional dari swasta akan menjamin perawatan fasilitas yang lebih terukur tanpa mengabaikan hak akses publik.

"Kalau bisa menguntungkan dan memberikan manfaat, kenapa tidak. Yang penting manajemennya lebih baik, fasilitasnya terawat, dan kepentingan masyarakat tetap menjadi bagian utama dalam kerja sama tersebut," ucap Kepler.

Sebelumnya, manajemen Persikotas Nusantara di bawah pimpinan H. Ecep S. Yaswa telah menyatakan kesiapannya mengelola Stadion Wiradadaha melalui mekanisme Memorandum of Understanding (MoU) atau kerja sama resmi.

Pembenahan kondisi fisik stadion dinilai sangat mendesak. Buruknya kualitas lapangan Wiradadaha bahkan memaksa Persikotas harus mengungsi dan menjadikan Stadion Galuh Ciamis sebagai markas (home base) mereka dalam mengarungi kompetisi Liga 3.

Usulan kemitraan pengelolaan ini juga mendapat dukungan penuh dari kelompok suporter Tasik City Society (TCS) yang merindukan kepastian pembenahan stadion kebanggaan warga Kota Tasikmalaya tersebut.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement