Ikuti Kami :

Disarankan:

Dua Pekan Mencekam di Tasikmalaya, Tiga Aksi Nekat Terjadi di Jembatan Cirahong dan Ciawi

Kamis, 04 Juni 2026 | 14:36 WIB
Dua Pekan Mencekam di Tasikmalaya, Tiga Aksi Nekat Terjadi di Jembatan Cirahong dan Ciawi
Dua Pekan Mencekam di Tasikmalaya, Tiga Aksi Nekat Terjadi di Jembatan Cirahong dan Ciawi. Foto: Dok. NewsTasikmalaya.com.

Wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya diguncang oleh rangkaian aksi nekat bunuh diri yang terjadi di beberapa struktur jembatan dalam kurun waktu kurang dari dua pekan. Dari tiga insiden yang terjadi berturut-turut sejak akhir Mei hingga awal Juni 2026, dua korban dilaporkan tewas mengenaskan, sementara satu aksi lainnya berhasil digagalkan secara dramatis berkat kesigapan warga setempat.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya diguncang oleh rangkaian aksi nekat bunuh diri yang terjadi di beberapa struktur jembatan dalam kurun waktu kurang dari dua pekan. Dari tiga insiden yang terjadi berturut-turut sejak akhir Mei hingga awal Juni 2026, dua korban dilaporkan tewas mengenaskan, sementara satu aksi lainnya berhasil digagalkan secara dramatis berkat kesigapan warga setempat.

 

Tragedi Pria Bersepeda Lompat ke Sungai Citanduy

Kawasan ikonik Jembatan Cirahong yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis mendadak gempar pada Jumat (22/5/2026) pagi. Seorang pria misterius dilaporkan nekat melompat dari atas jembatan rel ganda peninggalan Belanda tersebut ke aliran Sungai Citanduy.

Sebelum melakukan aksi nekatnya sekira pukul 08.00 WIB, pria tersebut diketahui sempat mampir menggunakan sepeda ke sebuah warung di wilayah Manonjaya untuk membeli roti, cokelat, dan air mineral. Kantong plastik berisi jajanan tersebut kemudian ditemukan warga tertinggal di lantai jembatan sebagai bukti petunjuk di TKP.

Setelah dilakukan penelusuran mendalam oleh pihak kepolisian, identitas korban akhirnya berhasil terungkap. Pamapta I Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Jonih Jonansa, mengonfirmasi bahwa korban adalah seorang pria paruh baya berinisial W, yang tercatat sebagai warga Kelurahan Yudanagara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Tim SAR Gabungan lintas wilayah segera dikerahkan secara masif untuk menyisir aliran sungai guna menemukan tubuh korban.

 

Kesigapan Ibu dan Warga Gagalkan Aksi Pedagang Cilok

Belum genap dua pekan sejak tragedi pertama, Jembatan Cirahong kembali menjadi lokasi percobaan bunuh diri pada Selasa (2/6/2026) pagi. Kali ini, aksi nekat dilakukan oleh seorang pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai pedagang cilok di Alun-Alun Manonjaya.

Kapolsek Manonjaya, AKP Soni Alamsyah, mengungkapkan bahwa motif aksi tersebut murni dilatarbelakangi oleh depresi akibat tekanan ekonomi yang memicu konflik rumah tangga. Sebelum kejadian, pelaku sempat terlibat cekcok hebat dengan istrinya setelah pulang malam dalam kondisi mabuk, bahkan hingga merusak fasilitas rumah. Pelaku kemudian memacu sepeda motornya ke Jembatan Cirahong dengan niat bulat mengakhiri hidup.

Beruntung, ibu kandung pelaku yang membuntutinya dari belakang langsung berteriak meminta pertolongan warga saat melihat anaknya termenung menangis di tengah jembatan. Warga setempat bergerak cepat menyergap pelaku. Karena sempat mengamuk dan memberikan perlawanan sengit, warga terpaksa mengikat kaki dan tangan pelaku dengan tali rapia sebelum akhirnya dievakuasi pulang ke rumah. Setelah ditenangkan dan diberi wejangan oleh pihak kepolisian, pelaku akhirnya sadar dan mengurungkan niat buruknya.

 

Misteri Jasad Bergamis di Jembatan Kereta Api Binuang

Dua hari berselang dari insiden di Cirahong, masyarakat Tasikmalaya kembali dikejutkan dengan aksi gantung diri. Sesosok jasad pria tanpa identitas ditemukan tergantung di bawah Jembatan Binuang yang merupakan jembatan rel kereta api di wilayah RT 01 RW 10, Desa Pasirhuni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, pada Kamis (4/6/2026) pagi.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Edi Suryana (45). Saat sedang beraktivitas di sawah, ia mendengar teriakan seorang wanita yang sedang melintasi jembatan. Setelah dilakukan pengecekan, bener saja terdapat sesosok tubuh pria yang sudah tidak bernyawa tergantung di bawah struktur jembatan.

Saksi mata menyebutkan bahwa korban mengenakan pakaian putih bersih menyerupai jubah atau gamis. Pihak kepolisian dari Polsek Ciawi bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Jenazah korban kini telah dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr. Soekardjo guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut serta mengungkap identitas asli dari korban.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement