TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Tasikmalaya Kota menggelar penyelidikan mendalam terkait penemuan mayat pria lansia membusuk di bebatuan aliran Sungai Ciloseh, perbatasan Kampung Pelang (Kecamatan Cipedes) dan Kampung Daleum (Kecamatan Purbaratu), Kota Tasikmalaya, Senin (10/8/2026) siang.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak memancing di sekitar aliran sungai pada pukul 14.00 WIB. Penemuan ini mendadak menghebohkan warga di dua wilayah kecamatan setempat.
Petugas dari Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota bersama Subsektor Polsek Cipedes yang tiba di lokasi langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). Usai olah TKP, proses evakuasi yang dibantu oleh BPBD Kota Tasikmalaya, petugas Kamar Mayat RSUD dr. Soekardjo, serta relawan berlangsung dramatis lantaran terkendala medan tebing yang terjal.
Pamapta II Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Rifanto Zaki, membenarkan peristiwa penemuan mayat tersebut berdasarkan laporan warga setempat.
"Iya tadi kami menerima laporan dari masyarakat. Ada saksi mata tadi, salah satu warga sekitar sini, kurang lebih pukul 02.00 (14.00 WIB) tadi. Informasi dari masyarakat setempat yang pertama kali datang ke TKP itu," kata Ipda Rifanto saat dikonfirmasi di lokasi.
Ia menjelaskan, saat pertama kali ditemukan warga, kondisi jasad terlentang di bebatuan sungai dan diperkirakan sudah meninggal dunia selama beberapa hari.
"Posisi korban memang sudah tergeletak seperti itu. Nah, untuk penyebabnya, kami masih melakukan penyelidikan," ungkapnya.
Lantaran kondisi jasad yang sudah membusuk dan memancarkan bau tidak sedap, bagian wajah korban sukar dikenali secara kasat mata.
"Untuk kondisinya, tadi kami lihat posisi mayat memang sudah cukup agak lama dan mungkin sudah berhari-hari karena posisinya memang sudah. Kondisi mayat sudah agak-agak tidak dikenali. Tadi pada saat pertama ditemukan telentang. Ya, tadi, masih ada menggunakan celana dan baju," jelas Rifanto.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum dapat memastikan identitas pasti korban dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari tim forensik RSUD dr. Soekardjo.
"Untuk identitas belum, nanti kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, dibawa ke rumah sakit. Perkiraan melihat dari sekilas kurang lebih sekitar 60-70 tahun ke atas lah, lansia," pungkasnya.