Ikuti Kami :

Disarankan:

Empat Jenazah Korban Laka Maut Jamanis Diberangkatkan ke Jakarta dan Cilacap Menggunakan Ambulans

Selasa, 18 Agustus 2026 | 02:19 WIB
Watermark
Empat Jenazah Korban Laka Maut Jamanis Diberangkatkan ke Jakarta dan Cilacap Menggunakan Ambulans. Foto: Denden.

Empat jenazah korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut Gran Max vs Truk di Jamanis, Tasikmalaya, selesai menjalani pemulasaraan dan resmi diberangkatkan ke rumah duka pada Selasa (18/8/2026) sekira pukul 02.05 WIB.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Usai melalui proses pemulasaraan jenazah berdasarkan persetujuan pihak keluarga, empat korban meninggal dalam kecelakaan maut di Jalan Raya Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya diberangkatkan dari Kamar Mayat RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya menuju rumah duka, Selasa (18/8/2026) dini hari.

Keempat jenazah diberangkatkan sekira pukul 02.05 WIB menggunakan iring-iringan kendaraan ambulans. Suasana haru dan isolasi tangis keluarga kembali pecah saat jenazah satu per satu dimasukkan ke dalam armada ambulans.

Berdasarkan kesepakatan dan lokasi domisili keluarga, pemberangkatan jenazah dibagi ke dua wilayah tujuan:

 * Tujuan Jakarta (Kalideres, Jakarta Barat):

   * Nurlaelah (50) (Ibu)

   * Andri Rustandi (12) (Anak dari Nurlaelah)

 * Tujuan Cilacap, Jawa Tengah:

   * Rasidi (52) (Suami)

   * Rasti (Istri dari Rasidi)

Identifikasi Berakhir Haru pada Senin Malam

Sebelum pemberangkatan dini hari, rombongan keluarga korban asal Cilacap tiba di Kamar Mayat RSUD dr. Soekardjo pada Senin (17/8/2026) pukul 23.00 WIB. Tangis pecah di ruang tindakan saat keluarga melakukan verifikasi fisik jenazah yang merupakan rombongan penumpang minibus Daihatsu Gran Max.

"Iya, ini sudah fiks keluarga kami. Kalau agak beda wajahnya, wajar karena mengalami kecelakaan," tutur salah seorang kerabat korban di lokasi.

Kecelakaan maut yang melibatkan minibus Daihatsu Gran Max dan truk Colt Diesel tersebut terjadi pada Senin (17/8/2026) siang sekira pukul 13.30 WIB di Jalan Raya Jamanis. Diduga akibat tabrakan dari arah berlawanan (adu banteng), truk terguling di tepi jalan, sementara Gran Max terperosok dan terbalik di kolam warga hingga terendam air.

Dua korban (Rasidi dan Nurlaelah) meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua korban lainnya (Rasti dan Andri Rustandi) meninggal dunia saat menjalani penanganan darurat di RS Hermina Tasikmalaya pada Senin malam.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Devi Budi Radiansyah, mengatakan bahwa seluruh korban merupakan satu rombongan keluarga besar yang melaju dari arah Tasikmalaya menuju Bandung. Penyebab pasti kecelakaan hingga kini masih dalam tahap penyelidikan (lidik) mendalam oleh jajaran Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, sedangkan kedua kendaraan yang ringsek telah diamankan.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement