Ikuti Kami :

Disarankan:

Gempa M 5,3 Guncang Barat Daya Pangandaran, Warga Purbaratu Tasikmalaya Panik Berhamburan Keluar Rumah

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:21 WIB
Gempa M 5,3 Guncang Barat Daya Pangandaran, Warga Purbaratu Tasikmalaya Panik Berhamburan Keluar Rumah
Gempa M 5,3 Guncang Barat Daya Pangandaran, Warga Purbaratu Tasikmalaya Panik Berhamburan Keluar Rumah.

Gempa Magnitudo 5,3 guncang Barat Daya Pangandaran pada Rabu (5/8/2026) pukul 21.55 WIB. Getaran kuat terasa hingga Purbaratu Kota Tasikmalaya dan membuat warga berhamburan keluar rumah.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Guncangan gempa bumi cukup kuat menggetarkan wilayah Kota Tasikmalaya dan sekitarnya pada Rabu (5/8/2026) malam. Kepanikan sempat terjadi di Kampung Awiluar, Kelurahan Singkup, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, saat warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dari potensi bahaya reruntuhan bangunan.

Berdasarkan data resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tersebut berkekuatan Magnitudo 5,3 yang terjadi tepat pada pukul 21.55:41 WIB. Pusat gempa terdeteksi berada di laut pada koordinat 8.12{ LS} dan 107.91{ BT}, atau berjarak sekitar 79 kilometer Barat Daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dengan kedalaman 18 kilometer. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Kuatnya getaran gempa di kawasan Purbaratu membuat warga yang tengah beristirahat maupun beraktivitas di dalam rumah langsung berhamburan menuju area terbuka. Beberapa ibu tampak menggendong bayi mereka, sementara warga yang terbangun dari tidur langsung berlarikan keluar karena khawatir tertimpa material rumah.

Salah seorang warga Kampung Awiluar, Jani Jaelani, menuturkan detik-detik saat guncangan gempa terjadi. Menurutnya, guncangan terasa sebanyak dua kali dengan intensitas yang meningkat.

"Tadi saya lagi duduk main game, tiba-tiba merasakan getaran. Getaran pertama agak kecil, lalu saya berjalan keluar rumah," ujar Jani saat menceritakan peristiwa tersebut, Rabu (5/8/2026) malam.

"Nah, pas lagi jalan, tiba-tiba getarannya terasa makin besar. Saya langsung lari mencari lokasi yang aman karena takut rumah roboh. Warga di sekitar sini juga banyak yang panik dan berhamburan keluar," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga di lapangan masih bersiaga di luar ruangan untuk mengantisipasi potensi gempa susulan. Belum ada laporan resmi mengenai kerusakan fisik bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

"Saat kejadian awal belum tahu pusat gempanya di mana, tapi getarannya memang terasa cukup besar dua kali. Untuk kerusakan sampai saat ini belum ada informasi. Mudah-mudahan tidak ada kerusakan dan semua warga aman," harap Jani.

Pihak BPBD dan petugas terkait imbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta selalu memantau informasi resmi melalui kanal BMKG.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement