Ikuti Kami :

Disarankan:

Gunungan Sampah di Mayor SL Tobing Akhirnya Diangkut, Warga Keluhkan Dampak Bau Terhadap Usaha Warung

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:08 WIB
Watermark
Gunungan Sampah di Mayor SL Tobing Akhirnya Diangkut, Warga Keluhkan Dampak Bau Terhadap Usaha Warung. Foto: Kristian.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya akhirnya merespons keluhan warga dengan melakukan pengangkutan sampah yang sempat menggunung di Jalan Mayor SL Tobing, Kecamatan Mangkubumi (dekat perbatasan Cihideung), Rabu (6/5/2026) pagi.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya akhirnya merespons keluhan warga dengan melakukan pengangkutan sampah yang sempat menggunung di Jalan Mayor SL Tobing, Kecamatan Mangkubumi (dekat perbatasan Cihideung), Rabu (6/5/2026) pagi.

Sampah yang sebelumnya dilaporkan memanjang hingga 30 meter di dekat Hotel Borobudur tersebut dievakuasi menggunakan sejumlah armada truk sampah dengan bantuan satu unit alat berat.

Kondisi sampah yang menumpuk selama lima hari tersebut berdampak langsung pada warga sekitar, terutama bagi pelaku usaha kecil. Santi (43), salah seorang warga, mengaku sangat terganggu karena aroma tidak sedap dari tumpukan sampah tersebut membuat pelanggan enggan mampir ke warung kakaknya, Ai (45).

"Sangat terganggu sekali. Apalagi kakak saya berjualan (warung), jadi orang-orang yang mau berhenti atau jajan tidak jadi karena bau. Posisinya sangat di pinggir jalan banget, jadi sangat mengganggu," ujar Santi saat ditemui di lokasi, Rabu siang.

Senada dengan Santi, Ai meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya melalui DLH untuk lebih responsif dalam melakukan pengangkutan reguler. Ia berharap tumpukan sampah tidak dibiarkan berhari-hari hingga menggunung.

"Meskipun tidak dipindahkan lokasinya, mohon satu atau dua hari sekali cepat diangkut agar tidak mengganggu. Kasihan juga ke pengendara yang lewat kalau baunya menyengat," ungkap Ai.

Ai mengakui bahwa biasanya petugas rutin melakukan pengangkutan setiap hari. Namun, terhentinya layanan selama beberapa hari kemarin membuat kondisi TPS tersebut tidak terkendali. Ia juga menyoroti banyaknya pembuang sampah yang berasal dari luar wilayah tersebut.

"Paling banyak (yang buang sampah) itu malam hari. Ada yang berkendara langsung buang, ada juga yang mau ke pasar mampir buang di sini. Jadi bukan cuma warga kampung sini saja," pungkasnya.

Meski sempat terbengkalai, warga mengapresiasi langkah cepat DLH yang akhirnya menerjunkan alat berat untuk membersihkan lokasi tersebut pada Rabu pagi sehingga kondisi jalan kini kembali bersih.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement