Ikuti Kami :

Disarankan:

Hadiri Musrenbang RKPD Jabar 2027, Wali Kota Tasikmalaya Ajukan 10 Program Prioritas Pembangunan

Kamis, 16 April 2026 | 10:37 WIB
Hadiri Musrenbang RKPD Jabar 2027, Wali Kota Tasikmalaya Ajukan 10 Program Prioritas Pembangunan
Hadiri Musrenbang RKPD Jabar 2027, Wali Kota Tasikmalaya Ajukan 10 Program Prioritas Pembangunan. Foto: Istimewa

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Provinsi Jawa Barat yang digelar di Bale Gede Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (15/4/2026).

BANDUNG, NewsTasikmalaya.com – Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Provinsi Jawa Barat yang digelar di Bale Gede Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum strategis dalam menyelaraskan arah pembangunan antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan pemerintah kabupaten/kota, termasuk Kota Tasikmalaya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Viman didampingi Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Asep Goparullah serta jajaran Bappelitbangda. Ia menyampaikan bahwa Musrenbang tingkat provinsi ini menjadi momentum penting untuk mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.

“Hari ini kami bersama Sekda dan Bappelitbangda mengikuti Musrenbang tingkat provinsi. Spirit pembangunan yang diusung Provinsi Jawa Barat mencakup infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan,” ujar Viman, Kamis (16/4/2026).

Pada forum tersebut, Pemerintah Kota Tasikmalaya mengajukan 10 usulan prioritas pembangunan untuk tahun 2027 kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Usulan tersebut mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari pembangunan rumah sakit, penanganan banjir, hingga pembenahan kawasan permukiman.

Selain itu, peningkatan kualitas jalan lingkungan serta penanganan persoalan persampahan juga menjadi fokus utama dalam usulan tersebut. Viman berharap, program-program yang diajukan dapat direalisasikan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Termasuk intervensi di wilayah permukiman agar pembangunan lebih baik, jalan lingkungan yang mantap, serta penanganan persampahan agar program Tasik Resik bisa terwujud,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa persoalan banjir dan pengelolaan sampah masih menjadi tantangan utama di Kota Tasikmalaya yang membutuhkan perhatian serius dan kolaborasi lintas pemerintahan.

Viman pun optimistis sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Tasikmalaya dapat semakin kuat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Kami terus berdoa dan berjuang bersama masyarakat. Kolaborasi antara Pemprov Jabar dan Pemkot Tasikmalaya diharapkan semakin solid untuk mewujudkan Jawa Barat Istimewa dan Kota Tasikmalaya yang lebih maju,” pungkasnya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement