Ikuti Kami :

Disarankan:

Hari Koperasi Nasional ke-79 Dipusatkan di Tasikmalaya, Revitalisasi Situs Kongres Koperasi Pertama Segera Dimulai

Rabu, 08 Juli 2026 | 18:41 WIB
Hari Koperasi Nasional ke-79 Dipusatkan di Tasikmalaya, Revitalisasi Situs Kongres Koperasi Pertama Segera Dimulai
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan bersama Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono. Foto: Istimewa

Kota Tasikmalaya akan menjadi pusat peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 tahun 2026. Dalam pertemuan antara Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan dan Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, dibahas berbagai persiapan kegiatan termasuk rencana peletakan batu pertama revitalisasi kawasan bersejarah Kongres Koperasi Pertama Indonesia dan Monumen Koperasi pada 26 Juli 2026.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kota Tasikmalaya bersiap menjadi pusat peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun 2026. Berbagai persiapan terus dimatangkan melalui sinergi antara Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Kementerian Koperasi Republik Indonesia, termasuk rencana revitalisasi kawasan bersejarah Kongres Koperasi Pertama Indonesia yang menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan nasional tersebut.

Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan antara Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan, dengan Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono. Pertemuan tersebut membahas berbagai persiapan pelaksanaan Harkopnas ke-79 yang akan dipusatkan di Kota Tasikmalaya sekaligus memperkuat peran kota ini sebagai salah satu lokasi bersejarah dalam perjalanan gerakan koperasi nasional.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir sejumlah pejabat dari Pemerintah Kota Tasikmalaya, Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Tasikmalaya, serta jajaran Kementerian Koperasi Republik Indonesia dan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Pusat.

Revitalisasi Kawasan Bersejarah Koperasi

Salah satu agenda strategis yang dibahas adalah rencana peletakan batu pertama (groundbreaking) revitalisasi kawasan bersejarah Kongres Koperasi Pertama Indonesia beserta Monumen Koperasi yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Juli 2026.

Revitalisasi ini menjadi langkah penting untuk menghidupkan kembali nilai sejarah Kota Tasikmalaya yang pada tahun 1947 menjadi lokasi penyelenggaraan Kongres Koperasi Pertama Indonesia. Peristiwa tersebut menjadi tonggak penting lahirnya gerakan koperasi nasional yang hingga kini terus berkembang sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan.

Wali Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa peringatan Hari Koperasi Nasional tahun ini memiliki makna yang lebih luas dibanding sekadar mengenang sejarah. “Kota Tasikmalaya memiliki jejak sejarah yang sangat penting dalam perjalanan koperasi Indonesia. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Koperasi, kami ingin memastikan bahwa warisan sejarah tersebut tidak hanya dikenang, tetapi juga dihidupkan kembali sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat dan generasi mendatang,” ujar Viman.

Menurutnya, revitalisasi kawasan tersebut tidak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur atau bangunan fisik semata, melainkan diarahkan menjadi kawasan yang produktif, edukatif, dan inklusif bagi masyarakat.

Jadi Pusat Edukasi dan Pemberdayaan Ekonomi

Ke depan, kawasan bersejarah Kongres Koperasi Pertama Indonesia dirancang menjadi pusat aktivitas koperasi, edukasi sejarah, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta ruang kolaborasi bagi berbagai komunitas dan generasi muda.

Konsep tersebut diharapkan mampu menjadikan kawasan bersejarah itu sebagai destinasi edukasi sekaligus pusat pengembangan ekonomi berbasis koperasi yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, menyampaikan bahwa revitalisasi kawasan bersejarah koperasi merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menghidupkan kembali semangat koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.

Menurutnya, kawasan tersebut nantinya tidak hanya menjadi simbol sejarah, tetapi juga ruang aktivitas masyarakat yang memadukan nilai-nilai perjuangan koperasi dengan inovasi dan kreativitas generasi masa kini.

“Kawasan ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku koperasi, UMKM, komunitas, hingga generasi milenial dan Gen Z untuk bersama-sama membangun ekonomi kerakyatan yang lebih kuat,” katanya.

Dorong Transformasi Koperasi Modern

Selain membahas revitalisasi kawasan bersejarah, pertemuan tersebut juga menyoroti pentingnya transformasi koperasi di era digital. Pemerintah pusat dan daerah sepakat untuk mendorong peningkatan daya saing koperasi melalui pemanfaatan teknologi, penguatan sumber daya manusia, serta pengembangan ekosistem usaha yang adaptif terhadap perubahan ekonomi global.

Langkah tersebut dinilai penting agar koperasi mampu menjawab tantangan masa depan sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat yang modern, profesional, dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Tasikmalaya menyambut positif dukungan dari pemerintah pusat dalam pengembangan kawasan bersejarah koperasi tersebut. Sinergi yang terjalin diharapkan semakin memperkuat identitas Kota Tasikmalaya sebagai kota bersejarah lahirnya gerakan koperasi Indonesia.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, gerakan koperasi, pelaku usaha, dan masyarakat, peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 diharapkan menjadi momentum kebangkitan koperasi Indonesia sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan partisipasi generasi muda dalam membangun ekonomi kerakyatan yang tangguh dan berdaya saing.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement