Ikuti Kami :

Disarankan:

Identitas Jasad Pria Berjubah yang Tergantung di Jembatan Ciawi Terungkap, Korban Warga Cisayong Tasikmalaya

Kamis, 04 Juni 2026 | 18:02 WIB
Watermark
Identitas Jasad Pria Berjubah yang Tergantung di Jembatan Ciawi Terungkap, Korban Warga Cisayong Tasikmalaya.

Misteri identitas sesosok mayat pria mengenakan jubah atau gamis putih yang ditemukan tewas tergantung di bawah Jembatan Binuang, Desa Pasirhuni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya terkuak terang.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Misteri identitas sesosok mayat pria mengenakan jubah atau gamis putih yang ditemukan tewas tergantung di bawah Jembatan Binuang, Desa Pasirhuni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya terkuak terang. Jati diri pria malang tersebut berhasil diidentifikasi secara ilmiah melalui pencocokan sidik jari yang dilakukan oleh Tim Forensik bersama Tim Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota di Kamar Mayat RSUD dr. Soekardjo.

Kepastian mengenai terungkapnya identitas korban ini disampaikan langsung oleh Pamapta III Polres Tasikmalaya Kota, IPDA Iyan Budi, saat memberikan keterangan resmi di area instalasi pemulasaraan jenazah rumah sakit milik pemerintah tersebut pada Kamis (4/6/2026) sore. Langkah cepat pemeriksaan ilmiah menggunakan metode sensor sidik jari terintegrasi terbukti ampuh memecahkan kebuntuan penyelidikan di tengah tidak ditemukannya satu pun dokumen kependudukan pada pakaian korban.

Berdasarkan hasil pemindaian data kependudukan dan pencocokan ilmiah yang dilakukan tim gabungan forensik, korban dipastikan bernama Alfan Fawwazi (23). Petugas kepolisian bergerak cepat melacak data tempat tinggal korban guna menyambungkan informasi genting ini kepada pihak keluarga besar yang bersangkutan.

"Alhamdulillah setelah kita bawa (korban) ke rumah sakit, kita melakukan identifikasi, diketahui pria tersebut bernama Alfan Fawwazi," kata IPDA Iyan Budi saat dikonfirmasi langsung oleh awak media di Kamar Mayat RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya.

Lebih lanjut, IPDA Iyan Budi menerangkan bahwa korban diketahui berdomisili di wilayah administrasi Kabupaten Tasikmalaya. Berkat kecepatan penyebaran informasi dan koordinasi lintas sektor, pihak keluarga inti korban langsung merespons kabar duka tersebut dan bergegas menuju rumah sakit.

"Alamatnya di Kampung Sukasetia, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. Alhamdulillah pihak keluarga sudah ada yang datang ke rumah sakit," tutur IPDA Iyan Budi menambahkan perkembangan situasi terkini di kamar mayat.

Keberhasilan pengungkapan identitas Alfan Fawwazi ini bermula dari evakuasi dramatis jasad korban dari bawah jembatan rel kereta api aktif di kawasan Ciawi. Ambulans yang membawa jenazah terpantau tiba di RSUD dr. Soekardjo pada Kamis siang tepat pukul 12.41 WIB, di mana petugas medis kamar mayat langsung bersiaga penuh menunggu kedatangan personel Tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota untuk menggelar pemeriksaan luar (visum et repertum).

Sebelum jenazah digeser ke rumah sakit, Tim Inafis bersama jajaran Polsek Ciawi terlebih dahulu telah melaksanakan prosedur olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara mendalam di lokasi penemuan, yakni kawasan Jembatan Binuang, RT 01, RW 10, Desa Pasirhuni. Di sana, petugas mengumpulkan sejumlah barang bukti petunjuk di sekitar struktur bawah jembatan guna memastikan titik terang di balik peristiwa gantung diri yang sempat menggerakkan warga sekitar area persawahan itu.

Berdasarkan data awal dari saksi mata di lapangan, yakni Edi Suryana (45), jasad Alfan Fawwazi saat pertama kali ditemukan memang dalam kondisi mengenakan setelan pakaian kain berwarna putih menyerupai baju gamis tanpa membawa dompet maupun KTP. Kini, dengan hadirnya pihak keluarga di RSUD dr. Soekardjo, penyidik Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota fokus menelusuri motif tersembunyi maupun riwayat di balik aksi nekat gantung diri yang belakangan ini marak terjadi di wilayah Tasikmalaya agar perkara ini dapat ditutup secara tuntas dan jenazah bisa segera dimakamkan dengan layak.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement