Ikuti Kami :

Disarankan:

Isak Tangis Pecah di Kamar Mayat, Keluarga dari Cilacap Tiba Identifikasi 4 Korban Kecelakaan Maut Jamanis

Senin, 17 Agustus 2026 | 23:13 WIB
Watermark
Isak Tangis Pecah di Kamar Mayat, Keluarga dari Cilacap Tiba Identifikasi 4 Korban Kecelakaan Maut Jamanis.

Tangis haru keluarga pecah saat mengecek jasad empat korban meninggal dunia akibat kecelakaan maut Gran Max vs Truk di Jamanis di Kamar Mayat RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya, Senin (17/8/2026) pukul 23.00 WIB.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Tangis haru keluarga pecah saat melihat empat anggota keluarganya terbujur kaku di ruang tindakan Kamar Mayat RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya, Senin (17/8/2026) menjelang tengah malam.

Rombongan keluarga korban yang datang jauh-jauh dari Cilacap, Jawa Tengah, tiba di lokasi sekitar pukul 23.00 WIB usai menempuh perjalanan darat begitu mendapat kabar duka kecelakaan maut di Jalan Raya Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya.

Setibanya di ruang tindakan, pihak keluarga langsung mengecek dan memverifikasi kondisi jasad para korban yang terlibat kecelakaan antara minibus Daihatsu Gran Max dan truk Colt Diesel tersebut. Air mata tak terbendung menyelimuti proses identifikasi fisik secara langsung tersebut.

"Iya, ini sudah fiks keluarga kami. Kalau agak beda wajahnya, wajar karena mengalami kecelakaan," ungkap salah seorang wanita pihak keluarga sembari mengusap air mata di Kamar Mayat RSUD dr. Soekardjo, Senin (17/8/2026) malam.

Total 4 Korban Meninggal Dunia Saling Berkerabat

Dengan kedatangan dan konfirmasi langsung pihak keluarga, dipastikan seluruh empat korban tewas dalam insiden kecelakaan maut tersebut merupakan satu rombongan keluarga besar asal Kalideres, Jakarta Barat, dan Cilacap yang tengah melakukan perjalanan dari arah Tasikmalaya menuju Bandung.

Berikut adalah data lengkap identitas empat korban meninggal dunia:

 * Rasidi (52) – Meninggal di lokasi/evakuasi awal (Teridentifikasi via KTP)

 * Nurlaelah (50) – Meninggal di lokasi/evakuasi awal (Teridentifikasi via alat MAMBIS Inafis)

 * Rasti – Meninggal saat perawatan intensif di RS Hermina (Istri dari Rasidi)

 * Andri Rustandi (12) – Meninggal saat perawatan intensif di RS Hermina (Anak dari Nurlaelah)

Sebelumnya, penambahan jumlah korban jiwa terjadi pada Senin malam sekitar pukul 19.30 WIB setelah dua penumpang yang sempat dirawat di RS Hermina (Rasti dan Andri Rustandi) dinyatakan meninggal dunia dan dievakuasi ke kamar mayat RSUD.

Kecelakaan maut tersebut terjadi pada Senin (17/8/2026) siang sekitar pukul 13.30 WIB di Jalan Raya Jamanis. Diduga akibat tabrakan dari arah berlawanan (adu banteng), truk Colt Diesel terguling di tepi jalan, sementara minibus Gran Max terbalik dan terperosok ke dalam kolam warga di pinggir jalan hingga terendam air.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Devi Budi Radiansyah, menyatakan bahwa penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan (lidik) mendalam, dan kedua kendaraan yang rusak parah telah diamankan sebagai barang bukti.

Hingga berita ini diturunkan, jajaran Satlantas Polres Tasikmalaya Kota bersama tim medis rumah sakit masih mendampingi pihak keluarga untuk mengurus penyerahan serta pemulangan jenazah para korban ke rumah duka.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement