TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Suasana haru menyelimuti proses pemberangkatan jemaah calon haji (JCH) asal Kota Tasikmalaya di Gedung Dakwah Islamiyah (GDI), Rabu (13/5/2026) dini hari. Di antara ratusan calon jemaah, sosok Nida Salsabila menjadi perhatian karena usianya yang masih sangat muda.
Nida yang baru berusia 15 tahun tercatat sebagai jemaah calon haji termuda asal Kota Tasikmalaya tahun 2026. Di usia remajanya, pelajar SMAN 1 Tasikmalaya itu mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji untuk menggantikan ayahnya yang telah meninggal dunia.
Meski tampak gugup, rasa syukur dan haru terlihat jelas dari wajah Nida saat mengikuti proses keberangkatan menuju Tanah Suci. “Agak degdegan, tapi bersyukur, Alhamdulillah,” ujar Nida kepada wartawan.
Nida mengaku berangkat seorang diri dan bergabung bersama rombongan jemaah calon haji lainnya. Pada momen pemberangkatan tersebut, ia diantar oleh ibu, nenek, serta sejumlah kerabat dekatnya.
“Diantar sama ibu, saudara, dan nenek. Ibu sudah berangkat haji tahun lalu,” katanya.
Warga Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya itu mengungkapkan sebenarnya dirinya dijadwalkan berangkat haji pada tahun 2029. Namun karena sebelumnya belum memenuhi batas usia, jadwal keberangkatannya sempat ditunda.
“Harusnya berangkat tahun kemarin, tapi saya belum cukup umur, jadi dipindahkan ke 2029. Tapi tiba-tiba dipanggil berangkat tahun 2026,” ungkapnya.
Kesempatan menunaikan rukun Islam kelima di usia muda menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi Nida. Ia pun berharap dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan khusyuk.
Selain beribadah, Nida juga bertekad memanjatkan doa terbaik untuk keluarga, terutama untuk almarhum ayahnya yang telah wafat.
“Mendoakan yang baik-baik saja, terutama untuk ibu dan ayah yang sudah meninggal,” pungkasnya.