Ikuti Kami :

Disarankan:

Jari Bengkak Akibat Cincin Sempit, Ibu Hamil di Ciamis Minta Bantuan Damkar

Senin, 08 Juni 2026 | 14:43 WIB
Jari Bengkak Akibat Cincin Sempit, Ibu Hamil di Ciamis Minta Bantuan Damkar
Jari Bengkak Akibat Cincin Sempit, Ibu Hamil di Ciamis Minta Bantuan Damkar. Foto: Istimewa

Seorang ibu hamil yang mengalami kesakitan akibat dua cincin emas yang tersangkut dan menjepit jarinya hingga terjadi pembengkakan.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Petugas UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis kembali menunjukkan respons cepat dalam penanganan penyelamatan nonkebakaran. Kali ini, petugas membantu seorang ibu hamil yang mengalami kesakitan akibat dua cincin emas yang tersangkut dan menjepit jarinya karena pembengkakan.

Peristiwa tersebut dialami Nurliasari (23), warga Dusun Babakan, Desa Karangampel, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis. Karena tidak mampu melepaskan cincin yang dikenakannya dan merasakan nyeri yang semakin mengganggu, ia mendatangi Kantor UPT Damkar Ciamis pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 13.20 WIB.

Dua cincin emas yang sulit dilepas itu berada di jari manis tangan kanan dan jari tengah tangan kiri.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan petugas langsung melakukan penanganan setelah menerima permintaan bantuan dari korban.

"Korban datang langsung ke Kantor UPT Damkar Ciamis karena mengalami kesakitan pada kedua jarinya akibat cincin yang sudah tidak sesuai ukuran. Mengingat korban sedang hamil dan jarinya mengalami pembengkakan, proses evakuasi dilakukan secara hati-hati," ujar Budi Rahmat.

Untuk melepaskan cincin tanpa menimbulkan cedera, petugas menggunakan mini grinder, alat yang biasa digunakan dalam operasi pelepasan cincin yang tersangkut di jari.

Menurut Budi, proses pemotongan dilakukan secara perlahan dan penuh kehati-hatian agar tidak melukai kulit maupun jaringan di sekitar jari korban.

"Penanganan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan korban. Petugas memastikan proses pemotongan berjalan aman dan tidak menyebabkan luka pada jari," katanya.

Operasi penyelamatan tersebut melibatkan sejumlah personel Damkar Ciamis, di antaranya Kepala UPTD, Kasubag TU, Rudy, Irvan S, Hendra G, Iik A, Bayu R, dan Bima BP.

Berkat koordinasi dan pengalaman petugas, proses evakuasi berjalan lancar. Kedua cincin berhasil dilepaskan sekitar pukul 13.30 WIB atau hanya 10 menit setelah penanganan dimulai.

Korban pun dapat bernapas lega setelah rasa nyeri akibat jepitan cincin berhasil diatasi tanpa menimbulkan luka.

"Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar. Kedua cincin berhasil dilepaskan dengan aman dan kondisi korban tetap baik tanpa mengalami cedera," tutur Budi Rahmat.

Peristiwa ini kembali menunjukkan bahwa tugas Damkar tidak hanya sebatas memadamkan kebakaran, tetapi juga memberikan layanan penyelamatan dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat dalam berbagai situasi darurat.

Masyarakat diimbau untuk segera meminta bantuan apabila mengalami kondisi serupa, terutama ketika cincin yang tersangkut mulai menyebabkan pembengkakan, gangguan aliran darah, atau rasa sakit yang berlebihan.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement