Ikuti Kami :

Disarankan:

Jari Membengkak Akibat Cincin Titanium Terjepit, Warga Banjaranyar Ciamis Ditolong Petugas Damkar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 12:38 WIB
Jari Membengkak Akibat Cincin Titanium Terjepit, Warga Banjaranyar Ciamis Ditolong Petugas Damkar
Jari Membengkak Akibat Cincin Titanium Terjepit, Warga Banjaranyar Ciamis Ditolong Petugas Damkar.

Petugas Pos WMK Banjarsari Damkar Ciamis berhasil mengevakuasi cincin titanium yang terjepit di jari manis Dedes Sultoni (38), warga Banjaranyar, pada Jumat (21/8/2026).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Petugas Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari, Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Ciamis, berhasil mengevakuasi sebuat cincin berbahan titanium yang terjepit rapat di jari manis seorang warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Banjaranyar, pada Jumat (21/8/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Dedes Sultoni (38). Ia terpaksa mendatangi pos pemadam kebakaran untuk meminta bantuan darurat setelah usaha mandiri melepas cincin dari jari manis sebelah kirinya menemui jalan buntu.

Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan permohonan bantuan penanganan rescue tersebut sekira pukul 09.28 WIB.

"Awalnya korban mencoba cincin titanium di jari manis sebelah kiri. Namun saat hendak dilepas, cincin tersebut tidak bisa terlepas," kata Budi Rahmat saat dikonfirmasi, Jumat (21/8/2026).

Khawatir kondisi jarinya mengalami pembengkakan atau cedera yang makin parah, Sultoni memilih mendatangi Pos WMK Banjarsari. Menanggapi kedatangan korban, tiga personel Damkar, Bintang, Rizki, dan Anto, langsung bergerak melakukan penanganan teknis.

Proses pelepasan material keras titanium tersebut dilakukan dengan ekstra hati-hati menggunakan satu unit alat pemotong mini (mini grinder) serta pelindung khusus agar gesekan pemotong tidak melukai jaringan kulit jari korban.

"Petugas merespons laporan dan melaksanakan evakuasi cincin di jari tersebut dengan aman dan selamat," jelas Budi. 

Aksi sigap personel Damkar Banjarsari ini terbilang cepat. Berkat ketelitian petugas di lapangan, proses evakuasi pemotongan cincin berhasil diselesaikan hanya dalam kurun waktu sekitar 8 menit.

Pada pukul 09.36 WIB, situasi dipastikan aman, kondisi jari korban selamat tanpa luka berarti, dan jajaran personel Pos WMK Banjarsari kembali menyiagakan peralatan untuk piket pelayanan masyarakat selanjutnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement