TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Seorang wanita paruh baya tewas mengenaskan usai disambar dan terseret sejauh 10 meter oleh Kereta Api (KA) KLB Balas pengangkut batu penopang rel di perlintasan kawasan Cipaingeun, Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jumat (23/10/2026) pagi sekira pukul 07.03 WIB.
Korban diketahui bernama Ani Heriani (60), seorang buruh toko kain asal Kampung Sukagalih, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, yang mengontrak rumah di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
Pamapta I Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Jonih Jonansa, mengonfirmasi bahwa hantaman keras lokomotif membuat tubuh korban terseret cukup jauh dari titik awal penyeberangan.
"Beliau mau berangkat bekerja nyebrang di TKP mau naik angkot. Diduga korban tidak melihat ada kereta yang melintas hingga akhirnya tertabrak dan terseret sekitar 10 meter," terang Ipda Jonih Jonansa saat ditemui di lokasi kejadian.
Kereta barang yang membawa material batu ballast tersebut sedang melaju dari arah Stasiun Tasikmalaya menuju Bandung. Akibat insiden fatal tersebut, korban meninggal dunia di lokasi kejadian dengan kondisi luka berat.
Petugas dari Unit Identifikasi (Inafis) Satreskrim, Pamapta, serta piket fungsi Polres Tasikmalaya Kota bersama petugas pengamanan stasiun yang tiba di TKP langsung mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr. Soekardjo.
Berdasarkan hasil visum luar oleh tim forensik RSUD dr. Soekardjo yang didampingi kepolisian, korban mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh, seperti kulit kepala robek, patah tulang tangan kanan, serta patah tulang pada lutut kaki kiri.
Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan keluarga korban di Cipedes untuk proses penyerahan jenazah dari kamar mayat rumah sakit guna dimakamkan. Sementara itu, perjalanan kereta api secara keseluruhan dipastikan tetap aman dan tidak terganggu.