TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Peristiwa kecelakaan maut di jalur rel kereta api kembali terjadi di wilayah Kota Tasikmalaya. Seorang perempuan paruh baya tanpa identitas (OTK) yang diperkirakan berusia sekitar 60 tahun tewas usai tertemper atau tertabrak Kereta Api (KA) KLB Balas relasi Tasikmalaya–Cicalengka, Jumat (23/10/2026) pagi.
Insiden tragis tersebut terjadi pada pukul 07.03 WIB di KM 264+6/7 yang terletak di petak jalan antara Stasiun Rajapolah dan Stasiun Indihiang, tepatnya di wilayah Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika masinis KA KLB Balas melaporkan adanya insiden penempelan/penabrakan di jalur rel kepada Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Stasiun Indihiang, Pak Bambang.
Menerima laporan tersebut, petugas pengamanan rel (PKD Indihiang), Agil, bersama jajaran petugas terkait langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penyisiran dan berkoordinasi dengan warga sekitar serta kepolisian sektor terdekat.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati korban sudah tergeletak di tengah jalur rel dalam kondisi tak bernyawa. Mengingat tidak ditemukannya kartu identitas atau dokumen pengenal pada tubuh korban, petugas kepolisian langsung mengambil tindakan evakuasi.
Tim Inafis bersama jajaran Polres Tasikmalaya Kota yang tiba di lokasi segera mengevakuasi jenazah korban menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Meski sempat mengejutkan warga sekitar, pihak kepolisian memastikan bahwa insiden tertempernya korban di jalur rel ini tidak sampai mengganggu kelancaran perjalanan kereta api (perka), dan situasi secara keseluruhan terpantau aman serta terkendali.