CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Kapolres Ciamis, AKBP Eko Iskandar, memperkuat jalur komunikasi serta memelihara kerukunan antarumat beragama melalui implementasi program Minggu Kasih. Kali ini, Kapolres menyambangi jemaat Gereja Katolik Santo Yohanes Pembaptis di Jalan Pemuda Nomor 56–58, Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Minggu (1/11/2026).
Dalam kunjungan silaturahmi tersebut, AKBP Eko Iskandar bertatap muka langsung dengan pengurus gereja, tokoh agama, serta para jemaat. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polres Ciamis untuk membangun kedekatan humanis bersama masyarakat sekaligus memperkokoh kemitraan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Program Minggu Kasih sendiri merupakan perwujudan dari Quick Wins Program Prioritas Kapolri melalui subprogram Polisi Bersama Masyarakat. Melalui ruang dialog terbuka ini, kepolisian menyerap aspirasi, masukan, hingga potensi gangguan keamanan dari warga secara langsung.
Pemilihan lokasi di Gereja Katolik Santo Yohanes Pembaptis memiliki nilai simbolis yang kuat. Gereja ini berdiri anggun di kawasan Kampung Kerukunan Beragama Ciamis, sebuah potret kehidupan heterogen yang hidup berdampingan secara damai dan harmonis.
Di lingkungan kawasan tersebut, berdiri pula tempat ibadah Klenteng Hok Tek Bio untuk umat Konghucu serta Masjid Al-Mujahidin untuk umat Islam. Berdampingannya tiga rumah ibadah ini menjadi bukti konkret tingginya toleransi masyarakat Tatar Galuh Ciamis.
Selain berdialog, AKBP Eko Iskandar memanfaatkan momentum tersebut untuk mensosialisasikan skema layanan kepolisian terintegrasi, seperti program SIM Bhabinkamtibmas, guna memudahkan masyarakat memperoleh akses pelayanan publik Polri.
Keamanan Tanggung Jawab Bersama dan Penguatan Kemitraan Strategis
Kapolres Ciamis menegaskan bahwa pemeliharaan kamtibmas tidak dapat ditumpukan sepenuhnya pada jajaran kepolisian semata. Seluruh elemen masyarakat dituntut mengambil peran aktif dalam menjaga iklim lingkungan yang aman, tenteram, dan kondusif.
Nilai-nilai keharmonisan antarumat beragama juga diimbau untuk terus dirawat melalui sikap saling menghormati, memperkuat toleransi, serta merajut persaudaraan di atas perbedaan keyakinan.
Kehadiran jajaran Polres Ciamis mendapat apresiasi hangat dari pengurus gereja, para tokoh agama, dan jemaat. Mereka memuji kepedulian kepolisian yang mengayomi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang keagamaan.
Melalui giat dialog ini, Polres Ciamis berharap para tokoh agama dapat terus menjadi mitra strategis kepolisian dalam menyebarkan pesan perdamaian, mencegah gesekan konflik sosial, serta merawat hubungan persaudaraan antarumat beragama di Kabupaten Ciamis.
Polres Ciamis turut mengimbau warga agar tidak segan memanfaatkan kanal pelaporan resmi kepolisian apabila mendapati aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Rangkaian program Minggu Kasih menjadi bukti nyata hadirnya kepolisian yang humanis, inklusif, dan responsif. Sinergi yang kuat antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga kondusivitas wilayah Ciamis sehingga seluruh warga dapat beribadah dan beraktivitas dengan aman, nyaman, serta penuh kedamaian.