Ikuti Kami :

Disarankan:

Kebakaran Limbah Sabut Kelapa di Pamarican Ciamis, Diduga Berawal dari Pembakaran Ilalang

Senin, 27 Juli 2026 | 10:08 WIB
Kebakaran Limbah Sabut Kelapa di Pamarican Ciamis, Diduga Berawal dari Pembakaran Ilalang
Kebakaran Limbah Sabut Kelapa di Pamarican Ciamis, Diduga Berawal dari Pembakaran Ilalang. Foto: Istimewa

Kebakaran tumpukan limbah sabut kelapa terjadi di Dusun Kertajaga, Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Minggu (26/7/2026).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Tumpukan limbah sabut kelapa di Dusun Kertajaga, Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, terbakar pada Minggu (26/7/2026) malam. 

Berkat respons cepat petugas Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke area sekitar.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 19.37 WIB dari seorang warga bernama Aceng. Setelah menerima laporan, tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 19.54 WIB.

“Laporan kami terima pukul 19.37 WIB. Petugas langsung diberangkatkan ke lokasi dan segera melakukan upaya pemadaman,” ujar Budi Rahmat, Senin (27/7/2026).

Diduga Berasal dari Pembakaran Ilalang

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran ilalang yang kemudian merambat ke tumpukan limbah sabut kelapa milik Hj. Hamid yang sudah tidak digunakan.

Material sabut kelapa yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar dan menghanguskan area seluas kurang lebih 100 meter persegi.

“Dugaan sementara, api berasal dari pembakaran ilalang yang kemudian merembet ke tumpukan limbah sabut kelapa sehingga memicu kebakaran,” jelas Budi.

Warga Sempat Berupaya Memadamkan Api

Sebelum petugas tiba, warga sekitar telah berusaha memadamkan kobaran api secara mandiri sejak sore hari. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena bara api terus menyala di sela-sela tumpukan sabut kelapa.

Melihat kondisi yang semakin sulit dikendalikan, warga akhirnya meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

“Warga sudah berupaya melakukan pemadaman, tetapi api tidak kunjung padam sehingga akhirnya dilaporkan kepada petugas,” katanya.

Libatkan Sejumlah Unsur dalam Penanganan

Setibanya di lokasi, personel Pos WMK Banjarsari langsung melakukan pemadaman menggunakan satu unit mobil pemadam jenis pancar. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.

Penanganan kebakaran turut melibatkan Damkar Kota Banjar, Babinsa Desa Sukajaya, anggota Polsek Pamarican, serta warga setempat.

Selain melakukan pemadaman, petugas juga melakukan pendataan, memberikan sosialisasi nomor layanan darurat pemadam kebakaran, serta mengedukasi masyarakat terkait pencegahan kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran terbuka dan memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan,” ungkap Budi.

Tidak Ada Korban Jiwa

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Petugas memastikan situasi di lokasi sudah aman pada pukul 20.45 WIB setelah seluruh titik api berhasil dipadamkan.

Usai memastikan kondisi terkendali, seluruh personel kembali ke Pos WMK Banjarsari untuk melanjutkan tugas siaga dan kesiapsiagaan menghadapi potensi kejadian darurat lainnya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement