Ikuti Kami :

Disarankan:

Kebakaran Rumah Lansia di Cikareo Purbaratu Berhasil Dipadamkan Damkar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 75 Juta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:12 WIB
Kebakaran Rumah Lansia di Cikareo Purbaratu Berhasil Dipadamkan Damkar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 75 Juta
Kebakaran Rumah Lansia di Cikareo Purbaratu Berhasil Dipadamkan Damkar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 75 Juta.

Satu unit rumah milik Sarip (70) di Kampung Cikareo, Kelurahan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, ludes terbakar pada Kamis (20/8/2026) malam akibat dugaan korsleting listrik.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tasikmalaya berhasil memadamkan kobaran api yang menghanguskan satu unit rumah warga di Kampung Cikareo, Kelurahan Purbaratu, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Kamis (20/8/2026) malam.

Rumah yang terbakar diketahui milik Bapak Sarip (70). Proses pemadaman berlangsung intensif selama kurang lebih 40 menit, dimulai sejak pukul 18.50 WIB hingga api berhasil dipadamkan total pada pukul 19.30 WIB.

Guna menaklukkan si jago merah, Damkar Kota Tasikmalaya menerjunkan satu unit fire truck 04, satu unit armada water supply 05, serta mendapat dukungan tambahan satu unit water supply dari BPBD Kota Tasikmalaya.

Koorlap Damkar Kota Tasikmalaya, Hendrik Setiana, menjelaskan kronologi penanganan darurat setelah pihaknya menerima laporan dari warga setempat.

"Alhamdulillah bisa dipadamkan. Kejadiannya kita terima laporan pukul 18.30 WIB, berangkat pukul 18.32 dan tiba 18.48 WIB. Sedangkan mulai pemadaman pukul 18.50 dan api padam 19.30 WIB, hingga pendinginan 20.15 WIB," ujar Hendrik Setiana, Kamis (20/8/2026) malam.

Hendrik menambahkan, akibat musibah tersebut seluruh bangunan rumah mengalami rusak berat dan sudah tidak memungkinkan untuk dihuni kembali. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp75 juta.

"Objek 1 rumah. Rusak berat rumah hangus dan sudah tidak bisa dihuni, penyebab diperkirakan korsleting listrik," tegasnya.

Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi, api pertama kali muncul dari bagian atap saat rumah sedang ditinggalkan oleh pemiliknya. Kobaran api menyebar dengan sangat cepat lantaran mayoritas material bangunan rumah terbuat dari kayu.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Petugas Regu 1 melakukan pemadaman, pendinginan, dan pengecekan sesuai dengan SOP," pungkas Hendrik.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement