Ikuti Kami :

Disarankan:

Kondisi Terkini Anak SD Korban Dugaan Penganiayaan di Tasikmalaya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 17:07 WIB
Watermark
Kondisi Terkini Anak SD Korban Dugaan Penganiayaan di Tasikmalaya. Foto: NewsTasikmalaya.com/Asep Juhariyono

Kondisi korban saat ini mulai menunjukkan perkembangan positif setelah mendapatkan penanganan medis.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Kondisi anak sekolah dasar (SD) di Tasikmalaya, korban dugaan penganiayaan temannya sendiri masih menjalani perawatan. 

Orang tua korban, Erni Trisnayanti (37) mengungkapkan, bahwa anaknya sempat menjalani operasi akibat gangguan kesehatan yang dialami setelah kejadian tersebut.

Meski demikian, kondisi korban saat ini mulai menunjukkan perkembangan positif setelah mendapatkan penanganan medis.

“Alhamdulillah kondisi anak saya sekarang sudah mulai membaik setelah menjalani operasi dan perawatan,” ujar Erni, saat ditemui di rumahnya, Minggu (2/8/2026).

Erni menjelaskan, keluarga baru melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian setelah kondisi kesehatan anaknya berangsur stabil. Selama ini, fokus utama keluarga adalah memastikan proses pemulihan korban berjalan dengan baik.

"Laporan yang dibuat bukan semata untuk mencari kesalahan pihak tertentu, tetapi sebagai bentuk upaya memperoleh kejelasan dan keadilan atas peristiwa yang menimpa anak saya," ungkapnya. Komitmen Perlindungan Anak

Pantauan di rumah korban, bocah yang saat ini kelas tiga SD tersebut tampak berbaring di kasur. Sejak peristiwa dugaan penganiayaan tersebut, korban belum kembali ke sekolah. 

"Belum sekolah, sudah tiga minggu gak sekolah. Saya fokus dulu untuk kesembuhan anak," imbuhnya.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan perlindungan terhadap anak di lingkungan pendidikan. Selain peran keluarga, sekolah dan seluruh pihak terkait diharapkan dapat meningkatkan perhatian terhadap interaksi antar siswa guna mencegah terjadinya tindakan yang berpotensi membahayakan keselamatan anak.

Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung. Polres Tasikmalaya memastikan akan mengusut kasus tersebut secara objektif dengan mengedepankan prinsip perlindungan anak dan kepentingan terbaik bagi seluruh pihak yang terlibat.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement