Ikuti Kami :

Disarankan:

Koperasi Maju Babarengan Diuji, Balontum HIPMI Tasikmalaya Ditantang Jaga Keberlanjutan

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:07 WIB
Koperasi Maju Babarengan Diuji, Balontum HIPMI Tasikmalaya Ditantang Jaga Keberlanjutan
Koperasi Maju Babarengan Diuji, Balontum HIPMI Tasikmalaya Ditantang Jaga Keberlanjutan. Foto: Istimewa

Keberlanjutan Koperasi Maju Babarengan menjadi sorotan dalam Diskusi Balontum HIPMI Kota Tasikmalaya pada Minggu (11/10/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Keberlanjutan Koperasi Maju Babarengan menjadi salah satu sorotan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VI BPC HIPMI Kota Tasikmalaya. Dua bakal calon Ketua Umum (Balontum), Firman Abdurrohman dan Indra Herlambang, ditantang untuk membuktikan komitmen mereka dalam mengembangkan koperasi agar tidak sekadar menjadi wacana atau jargon program kerja.

Tantangan tersebut mengemuka dalam agenda Diskusi Balontum HIPMI 2026/2027 Kota Tasikmalaya bersama anggota Koperasi Maju Babarengan di Core Garden Cafe & Resto, Jalan BKR, Kecamatan Tawang, Minggu (11/10/2026) malam.

Wakil Ketua Koperasi Maju Babarengan, Kanda Usep, mengatakan diskusi tersebut sengaja digelar untuk memperkenalkan keberadaan koperasi kepada kedua kandidat sekaligus menggali keseriusan mereka dalam melanjutkan fondasi ekonomi kolektif yang telah dibangun pengurus sebelumnya.

Menurutnya, koperasi yang diinisiasi HIPMI tersebut harus berkembang menjadi instrumen ekonomi bersama yang memberikan manfaat nyata bagi para anggota, bukan sekadar formalitas organisasi.

"Koperasi ini bukan sekadar tempelan program kerja. Ini soal masa depan kemandirian pengusaha muda. Kalau tidak dirawat serius, dia akan mati di tengah jalan," kata Kanda Usep.

Ia menilai, tidak sedikit koperasi yang dibentuk oleh organisasi hanya berkembang pada tahap awal, kemudian kehilangan arah karena tidak didukung aturan yang menjamin keberlanjutan program.

Karena itu, Kanda Usep mendorong kepengurusan baru HIPMI Kota Tasikmalaya menyusun aturan organisasi yang jelas, termasuk ketentuan turunan AD/ART yang mewajibkan koperasi tetap berjalan meskipun terjadi pergantian kepemimpinan.

Dengan adanya aturan tersebut, keberlangsungan Koperasi Maju Babarengan diharapkan tidak bergantung pada figur ketua umum, melainkan menjadi komitmen bersama yang terus dijalankan oleh setiap periode kepengurusan.

"Harus ada aturan main yang mengikat. Jadi siapapun ketuanya nanti, koperasi tetap wajib dijalankan. Tidak boleh ganti ketua ganti program, lalu koperasi ditinggalkan," tegasnya.

Koperasi Harus Menjadi Rumah Bersama 150 Anggota HIPMI

Selain penguatan regulasi, Kanda Usep menekankan pentingnya membangun rasa memiliki di antara seluruh anggota. Menurutnya, Koperasi Maju Babarengan tidak boleh hanya menjadi ruang aktivitas segelintir pengurus, tetapi harus terbuka dan melibatkan sekitar 150 anggota HIPMI Kota Tasikmalaya.

Ia melihat potensi kolaborasi antaranggota cukup besar karena mereka bergerak di berbagai sektor usaha, mulai dari kuliner, konstruksi, konveksi hingga ekonomi kreatif.

Jika potensi tersebut dihimpun melalui koperasi, peluang untuk memperkuat permodalan, memperluas jaringan usaha, serta menciptakan kerja sama bisnis dinilai semakin terbuka.

"Harapannya seluruh anggota mau bergabung. Koperasi ini harus menjadi rumah bersama. Kalau semua terlibat, manfaatnya akan kembali ke anggota juga. Bisa akses modal bersama, proyek bersama, belanja bersama," katanya.

Keterlibatan aktif para anggota dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong koperasi tumbuh secara profesional dan mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.

Firman dan Indra Dituntut Tunjukkan Komitmen

Dalam forum tersebut, komitmen Firman Abdurrohman dan Indra Herlambang sebagai bakal calon Ketua Umum HIPMI Kota Tasikmalaya menjadi perhatian. Keduanya diharapkan memiliki visi yang jelas mengenai arah pengembangan Koperasi Maju Babarengan apabila terpilih memimpin organisasi.

Kanda Usep menegaskan, keberlanjutan koperasi perlu menjadi bagian dari agenda strategis kepengurusan mendatang. Bukan hanya mempertahankan keberadaannya, tetapi juga membangun tata kelola yang profesional dan memperluas manfaatnya bagi pengusaha muda.

"Kami ingin mendengar komitmen jelas mereka. Mau dibawa ke mana Koperasi Maju? Mau dikembangkan seperti apa? Itu yang kami tagih," pungkasnya.

Melalui diskusi tersebut, Koperasi Maju Babarengan diharapkan menjadi salah satu fondasi penguatan ekonomi anggota HIPMI Kota Tasikmalaya. Tantangan bagi kepemimpinan baru bukan sekadar mempertahankan program yang sudah ada, melainkan memastikan koperasi terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement