Ikuti Kami :

Disarankan:

Korban Meninggal Laka Maut Jamanis Bertambah Jadi 4 Orang, Semuanya Rombongan Asal Jakarta

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:55 WIB
Watermark
Korban Meninggal Laka Maut Jamanis Bertambah Jadi 4 Orang, Semuanya Rombongan Asal Jakarta. Foto: Kristian.

Korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut Gran Max vs Truk di Jalan Raya Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (17/8/2026) bertambah menjadi 4 orang. Dua korban tambahan, yakni Rasti dan Andri Rustandi (12), mengembuskan napas terakhir pada Senin malam setelah sempat dirawat di RS Hermina.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Jumlah korban jiwa dalam kecelakaan maut antara minibus Daihatsu Gran Max dan truk Colt Diesel di Jalan Raya Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (17/8/2026) siang, bertambah menjadi empat orang.

Dua korban tambahan meninggal dunia pada Senin malam sekitar pukul 19.30 WIB setelah sempat mendapatkan perawatan medis intensif di Rumah Sakit Hermina Tasikmalaya. Jenazah keduanya langsung dievakuasi menggunakan dua unit ambulans menuju Kamar Mayat RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya.

Ketua Relawan Rescue Emergency Indonesia (R2EI), Sandi Permana, membenarkan adanya penambahan dua korban tewas kiriman dari RS Hermina tersebut.

"Betul, dua korban baru yang datang ini kiriman dari RS Hermina. Sebelumnya sempat dilakukan penanganan perawatan medis di sana, namun nyawanya tidak tertolong. Kami mengantarkan dari RS Hermina ke kamar mayat RSUD menggunakan dua ambulans," kata Sandi di Kamar Mayat RSUD dr. Soekardjo, Senin (17/8/2026) malam.

Adapun dua korban meninggal dunia terbaru teridentifikasi bernama Rasti (istri dari Rasidi) serta seorang anak laki-laki bernama Andri Rustandi (12), putra dari Nurlaelah.

Dengan penambahan ini, total empat korban tewas yang seluruhnya merupakan rombongan keluarga penumpanh Gran Max asal Kalideres, Jakarta Barat, adalah:

 * Rasidi (52) – Meninggal di lokasi/evakuasi awal (Teridentifikasi via KTP)

 * Nurlaelah (50) – Meninggal di lokasi/evakuasi awal (Teridentifikasi via alat MAMBIS Inafis)

 * Rasti – Meninggal saat penanganan di RS Hermina (Istri Rasidi)

 * Andri Rustandi (12) – Meninggal saat penanganan di RS Hermina (Anak Nurlaelah)

Identifikasi Inafis dan Identitas Rombongan Korban

Sebelumnya, tim Unit Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polr,es Tasikmalaya Kota sempat menggunakan alat pemindai sidik jari biometrik Mobile Automatic Multi Biometric Identification System (MAMBIS) untuk mengidentifikasi jenazah Nurlaelah yang saat kejadian tidak membawa dokumen identitas.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Devi Budi Radiansyah, mengonfirmasi bahwa seluruh korban merupakan satu rombongan keluarga yang tengah melakukan perjalanan dari arah Tasikmalaya menuju Bandung.

"Hasil identifikasi awal, para korban merupakan satu keluarga luar daerah yang melaju dari arah Tasik menuju Bandung. Penyebab pasti kecelakaan serta arah rinci perjalanan korban masih dalam tahap penyelidikan (lidik). Kedua kendaraan yang mengalami kerusakan parah sudah kami amankan," terang Ipda Devi.

Kecelakaan hebat yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB tersebut diduga akibat tabrakan dari arah berlawanan (adu banteng). Benturan keras sempat menggegerkan warga di sekitar Jalan Raya Jamanis.

Dalam rekaman video di lokasi kejadian, truk Colt Diesel bernomor polisi LIKA LIKU terguling di tepi jalan dengan kondisi kabin hancur dan mengeluarkan kepulan asap. Sementara minibus Daihatsu Gran Max terbalik dan terperosok ke dalam kolam warga di pinggir jalan.

Warga setempat, Kadar, menuturkan bahwa dirinya mendengar suara benturan keras sebelum melihat kedua kendaraan hancur.

"Jalanan sedang lumayan lengang, tiba-tiba terdengar suara benturan keras seperti ledakan. Saat dicek, ada truk ringsek di badan jalan, dan lawan tabrakannya (Gran Max) sudah terbalik terendam di dalam kolam bawah," tutur Kadar.

Saat ini, kepolisian masih terus melakukan olah TKP dan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban di Kalideres, Jakarta Barat, terkait penanganan jenazah dan korban luka lainnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement