Ikuti Kami :

Disarankan:

Kota Banjar Siaga Mudik 2026: Dishub Dirikan 3 Posko Terpadu di Jalur Lintas Provinsi dan Wisata

Rabu, 11 Maret 2026 | 19:33 WIB
Kota Banjar Siaga Mudik 2026: Dishub Dirikan 3 Posko Terpadu di Jalur Lintas Provinsi dan Wisata
Kota Banjar Siaga Mudik 2026: Dishub Dirikan 3 Posko Terpadu di Jalur Lintas Provinsi dan Wisata.

Menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjar memperkuat pengamanan jalur dengan mendirikan tiga posko terpadu strategis. Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan para pemudik yang melintasi "Kota Gerbang Jawa Barat" tersebut.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjar memperkuat pengamanan jalur dengan mendirikan tiga posko terpadu strategis. Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan para pemudik yang melintasi "Kota Gerbang Jawa Barat" tersebut.

Kepala Dishub Kota Banjar, Asep Tarno, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas, Wardoyo, menyatakan bahwa penempatan posko didasarkan pada pemetaan titik rawan kepadatan dan kecelakaan di wilayah Banjar.

Dishub Banjar menyiagakan personel selama 24 jam penuh yang terbagi dalam tiga titik utama:

 * Posko Perbatasan Jabar-Jateng (Cijolang):

   Berfungsi sebagai pintu gerbang utama keluar-masuk kendaraan antarprovinsi. Petugas di titik ini fokus memantau fluktuasi volume kendaraan besar dan melaporkan situasi lalu lintas secara real-time untuk mengantisipasi kemacetan panjang.

 * Posko Alun-Alun Kota Banjar:

   Berada di pusat keramaian yang kerap menjadi titik lelah (rest area) bagi pemudik. Fokus utama petugas adalah pengaturan sirkulasi kendaraan di sore dan malam hari saat aktivitas warga lokal dan pemudik bercampur.

 * Posko Batulawang (Jalur Pangandaran):

   Mengamankan jalur alternatif menuju destinasi wisata. Mengingat medannya yang bergelombang dan sering dilalui kendaraan berat, posko ini disiagakan untuk mempercepat respons jika terjadi kendala teknis atau kecelakaan.

Wardoyo menjelaskan bahwa posko-posko tersebut tidak hanya berfungsi sebagai titik pantau lalu lintas, tetapi juga sebagai pusat pelayanan bagi pemudik yang membutuhkan bantuan darurat.

“Pelayanan yang kami berikan meliputi informasi arus mudik, pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan, serta bantuan teknis bagi pemudik yang mengalami kendala kendaraan di perjalanan,” jelas Wardoyo, Rabu (11/3/2026).

Mengingat volume kendaraan yang diprediksi meningkat tajam pada Lebaran 2026 ini, Dishub Banjar meminta para pemudik untuk ekstra waspada.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum menempuh perjalanan jauh. Harapan kami, pemudik merasa aman dan nyaman saat melintasi Kota Banjar,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement