Ikuti Kami :

Disarankan:

Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Pria dalam Mobil di Jalan HZ Mustofa: Terparkir Sejak Sore Kemarin, Dikira Warga Sedang Tidur

Kamis, 30 April 2026 | 15:04 WIB
Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Pria dalam Mobil di Jalan HZ Mustofa: Terparkir Sejak Sore Kemarin, Dikira Warga Sedang Tidur
Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Pria di Jalan HZ Mustofa: Terparkir Sejak Sore Kemarin, Dikira Warga Sedang Tidur. Foto: Kristian.

Warga di kawasan Jalur Dua Jalan HZ Mustofa, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, digegerkan dengan penemuan sesosok pria yang meninggal di dalam mobil, Kamis (30/4/2026) pagi.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Warga di kawasan Jalur Dua Jalan HZ Mustofa, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, digegerkan dengan penemuan sesosok pria yang meninggal di dalam mobil, Kamis (30/4/2026) pagi. Korban yang ditemukan dalam posisi tertidur di kursi kemudi tersebut diketahui merupakan seorang anggota Polri.

Berdasarkan data identitas yang ditemukan petugas, korban bernama Budi Akbar Permana (37), seorang pria asal Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Jasad korban ditemukan di dalam mobil Daihatsu Sigra berwarna hitam dengan nomor polisi Z 1219 MJ yang terparkir di bahu jalan sejak Rabu sore.

 

Kronologi: Dikira Tertidur Sejak Sore

Saksi mata di lokasi kejadian, Usman Sasyari, seorang pedagang sate, menuturkan bahwa dirinya sudah melihat mobil tersebut terparkir sejak Rabu (29/4/2026) sekira pukul 19.00 WIB. Saat itu, kondisi mesin mobil mati namun kaca jendela sedikit terbuka.

"Saya kira sedang istirahat atau tidur, karena kacanya terbuka sedikit. Sampai saya tutup dagangan jam 11 malam, mobil itu masih ada di posisi yang sama," ujar Usman.

Kecurigaan muncul pada Kamis pagi sekira pukul 07.00 WIB saat saksi hendak pergi ke pasar. Ia melihat posisi pria di dalam mobil tidak berubah. Usman kemudian menghubungi Ketua RW setempat, Enja Yuliana, untuk mengecek kondisi pria tersebut.

Saat mencoba dibangunkan, korban tidak memberikan respons. Ketika tangan saksi menyentuh tubuh korban melalui celah jendela, kondisi badan korban sudah dingin dan kaku, hingga akhirnya kejadian tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian.

Tim Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota dan Polsek Cihideung langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas menemukan sejumlah barang pribadi korban berupa dompet berisi KTA, SIM, dan KTP, serta satu lembar obat jenis Captopril 25 mg.

Berdasarkan pemeriksaan medis oleh dr. Dicky Abdul Barry dari RSUD dr. Soekardjo, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya bekas tanda-tanda kekerasan luar.

Mayat ditemukan dalam kondisi kaku, diperkirakan waktu kematian sekitar 2 hingga 3 jam sebelum ditemukan (pada pukul 07.00 WIB). Namun, untuk memastikan penyebab utama kematian, diperlukan pemeriksaan dalam atau otopsi.

Pihak keluarga korban yang datang ke RSUD dr. Soekardjo menyatakan telah mengikhlaskan kepergian almarhum. Diketahui, korban memang memiliki riwayat penyakit hipertensi (darah tinggi) yang diduga menjadi pemicu kondisi medis darurat saat berada di dalam kendaraan.

"Keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kejadian ini sebagai takdir. Jenazah direncanakan akan segera dibawa ke rumah duka di Manonjaya untuk proses pemulasaraan," tulis laporan kepolisian.

Guna melengkapi penyelidikan, petugas juga telah mengamankan rekaman CCTV di sekitar area TKP untuk memastikan aktivitas kendaraan sebelum ditemukan terparkir permanen di lokasi tersebut.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement