Ikuti Kami :

Disarankan:

Lapas Tasikmalaya Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Otomotif untuk Persiapan Hidup Mandiri

Kamis, 21 Agustus 2025 | 14:23 WIB
Watermark
Lapas Tasikmalaya Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Otomotif untuk Persiapan Hidup Mandiri. Foto: NewsTasikmalaya.com/Tian K.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tasikmalaya terus berupaya membekali warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan keterampilan yang bisa dimanfaatkan setelah bebas. Salah satunya melalui pelatihan otomotif kendaraan roda dua yang digelar di lapangan Lapas, Kamis (21/8/2025).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tasikmalaya terus berupaya membekali warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan keterampilan yang bisa dimanfaatkan setelah bebas. Salah satunya melalui pelatihan otomotif kendaraan roda dua yang digelar di lapangan Lapas, Kamis (21/8/2025).

Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama dengan SMK Manangga Pratama dan PT Daya Motor Tasikmalaya. Sebanyak 40 warga binaan mengikuti kegiatan setelah melalui asesmen dan dinilai memiliki minat serta bakat di bidang otomotif.

Kalapas Kelas IIB Tasikmalaya, Surya Dharma menyampaikan, program ini berlangsung sejak 28 Juli hingga 29 Agustus 2025.

“Ini sudah dimulai sejak tanggal 28 Juli, dan nanti berakhir pada 29 Agustus 2025. Ini diikuti oleh 40 orang yang dibagi menjadi dua tahap,” kata Surya Dharma.

Ia menjelaskan, para peserta diajarkan memperbaiki berbagai kerusakan sepeda motor, dari yang ringan hingga berat.

“Mereka dapat mengembangkan potensi diri setelah keluar dari sini (Lapas). Yang mengikuti pembinaan ini akan diberikan sertifikasi keterampilan yang dimiliki, sehingga mereka dapat meningkatkan peluang kerja setelah bebas,” ungkapnya.

Surya juga menegaskan, keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk berkembang.

“Dengan pembinaan ini, saya harap dapat membantu WBP untuk menjadi lebih mandiri dan produktif, serta mengurangi potensi mereka untuk kembali melakukan tindak pidana,” harapnya.

Instruktur pelatihan dari SMK Manangga Pratama, Ari Ridwan, menilai peserta cukup antusias.

“Untuk pesertanya bagus, masuk pagi. Dengan adanya kerja sama dengan Lapas, peserta mampu memahami semua materi yang diberikan dari kami,” ujarnya.

Ia berharap pelatihan semacam ini bisa terus berlanjut.

“Kita harap ini terus berlanjut. Karena apa? Karena ini sangat bagus bagi mereka yang mempunyai bakat dalam otomotif bisa terus diasah, jadi ketika keluar mereka bisa mengaplikasikan di tempat kerjanya nanti,” pungkasnya.

Selain otomotif, program pembinaan kemandirian di Lapas Tasikmalaya juga meliputi berbagai pelatihan lain seperti barista, tata boga, barbershop, pertanian, melukis, hingga pembuatan kerajinan.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement