Ikuti Kami :

Disarankan:

Long March ke DPRD, Mahasiswa Ciamis Bawa 8 Tuntutan untuk Kesejahteraan Rakyat

Senin, 22 Juni 2026 | 19:06 WIB
Long March ke DPRD, Mahasiswa Ciamis Bawa 8 Tuntutan untuk Kesejahteraan Rakyat
Long March ke DPRD, Mahasiswa Ciamis Bawa 8 Tuntutan untuk Kesejahteraan Rakyat. Foto: Febrian Libelvalen.

Ratusan mahasiswa dari lintas organisasi (KAMMI, HMI, PMII, IMM, dan Aliansi BEM) menggelar aksi long march dan unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Senin (22/6/2026).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam berbagai organisasi kemahasiswaan di Kabupaten Ciamis menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Ciamis pada Senin (22/6/2026). Aksi turun ke jalan ini menjadi wadah penyampaian aspirasi terkait sejumlah isu nasional dan daerah yang dinilai berdampak langsung terhadap hajat hidup masyarakat.

Massa aksi tersebut merupakan gabungan kader dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), serta Aliansi BEM Ciamis. Sebelum mengepung kantor DPRD, para mahasiswa berkumpul di titik awal sekitar Polsek Ciamis dan melakukan long march dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Sepanjang perjalanan, para peserta aksi membentangkan poster dan spanduk berisi berbagai sindiran dan tuntutan. Beberapa di antaranya memuat tulisan "Prabowo Pertamax Turunkan", "Evaluasi Total Program MBG", hingga karangan bunga teatrikal bertuliskan "Selamat dan Sukses atas Kegagalan Menjaga Marwah Demokrasi dan Kepercayaan Rakyat".

Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Nuralim, menegaskan bahwa demonstrasi ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian mahasiswa terhadap berbagai persoalan pelik yang tengah dihadapi masyarakat. Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak kepada kepentingan rakyat.

“Kehadiran kami di sini adalah untuk menyambung lidah masyarakat yang selama ini aspirasinya tersumbat atau belum tersampaikan dengan optimal. Mahasiswa mengemban tanggung jawab moral untuk memastikan setiap kebijakan publik berpihak penuh kepada rakyat kecil,” ujar Nuralim pada Senin (22/6/2026).

Salah satu isu utama yang menjadi sorotan tajam adalah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mahasiswa mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap implementasi program tersebut agar berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata.

Selain itu, mereka menuntut DPRD Kabupaten Ciamis ikut mengawal agar program MBG mampu mendongkrak perekonomian daerah melalui penyerapan bahan baku lokal, pelibatan pelaku UMKM, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Para mahasiswa juga menyoroti pelaksanaan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar setiap program strategis berorientasi pada asas manfaat riil, bukan sekadar pencapaian seremonial.

Dalam klaster ekonomi, massa mendesak pemerintah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tetap terjangkau. Mereka juga meminta pengawasan distribusi BBM bersubsidi diperketat guna mencegah penyalahgunaan.

Di sektor pelayanan dasar, mahasiswa menuntut peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan melalui penambahan alokasi anggaran serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik. Aksi ini juga diwarnai penolakan keras terhadap komersialisasi pendidikan yang dinilai membatasi akses masyarakat kurang mampu.

“Kami menuntut agar setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah benar-benar berkiblat pada kesejahteraan rakyat. Suara yang kami bawa ini murni bersumber dari jeritan dan persoalan riil yang dihadapi masyarakat di lapangan,” tegas salah satu orator di atas mobil komando.

Selain isu ekonomi, massa aksi turut menyuarakan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM), kebebasan berpendapat, penolakan tindakan represif, pemberantasan korupsi dan premanisme, serta penguatan akuntabilitas dalam setiap kebijakan publik.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement