Ikuti Kami :

Disarankan:

Nyaris Merembet ke Bangunan SMPN 2 Banjarsari, Lahan Kebun di Cicapar Ciamis Terbakar Diduga Akibat Sampah

Selasa, 08 September 2026 | 14:29 WIB
Nyaris Merembet ke Bangunan SMPN 2 Banjarsari, Lahan Kebun di Cicapar Ciamis Terbakar Diduga Akibat Sampah
Nyaris Merembet ke Bangunan SMPN 2 Banjarsari, Lahan Kebun di Cicapar Ciamis Terbakar Diduga Akibat Sampah.

Lahan kebun seluas 100 meter persegi di Desa Cicapar, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, terbakar pada Selasa (8/9/2026) siang dan sempat mengancam bangunan SMPN 2 Banjarsari.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Musibah kebakaran melanda area lahan kebun seluas 100 meter persegi di Jalan Cicapar Nomor 95, Desa Cicapar, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Selasa (8/9/2026) siang. Kobaran api yang membesar sempat menimbulkan kepanikan karena lokasinya berdekatan dengan bangunan SMPN 2 Banjarsari.

Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut pertama kali terdeteksi sekitar pukul 10.30 WIB oleh petugas keamanan sekolah. Petugas Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari menerima laporan darurat pada pukul 10.42 WIB.

"Menerima laporan dari petugas keamanan sekolah, personel Pos WMK Banjarsari langsung bergerak dan tiba di lokasi dalam kurun waktu tujuh menit menggunakan satu unit armada Pancar bernomor polisi Z 8163 T," ujar Budi Rahmat, Selasa (8/9/2026).

Proses pemadaman melibatkan empat personel Damkar Banjarsari dengan dukungan penuh dari anggota Polsek Banjarsari, Koramil Banjarsari, serta dewan guru SMPN 2 Banjarsari. Setelah dilakukan isolasi dan pendinginan titik api, kebakaran berhasil dipadamkan secara total pada pukul 11.40 WIB.

Budi memaparkan, dari total area kebun seluas 200 meter persegi, sekitar setengahnya atau 100 meter persegi hangus terbakar. Penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan.

Meski tidak ada nilai kerugian material yang dilaporkan, Budi memastikan musibah ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Guna mencegah insiden serupa, Budi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan di area terbuka, terutama saat kondisi lingkungan sedang kering.

"Pembakaran sampah harus dilakukan secara ekstra hati-hati dan jangan pernah ditinggalkan begitu saja. Pastikan api benar-benar padam sebelum lokasi ditinggalkan," tegasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement