Ikuti Kami :

Disarankan:

Teka-teki Identitas Korban Tertabrak Kereta Api di Banjar Terungkap, Korban Lansia Asal Muktisari

Selasa, 08 September 2026 | 12:56 WIB
Teka-teki Identitas Korban Tertabrak Kereta Api di Banjar Terungkap, Korban Lansia Asal Muktisari
Teka-teki Identitas Korban Tertabrak Kereta Api di Banjar Terungkap, Korban Lansia Asal Muktisari.

Identitas lansia yang tewas tertabrak KA Sangkuriang di perlintasan KM 317 petak jalan Banjar–Langensari pada Senin (7/9/2026) malam terkonfirmasi sebagai Betty Elisabeth (66), warga Kelurahan Muktisari, Kota Banjar.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com — Misteri identitas seorang wanita yang tewas tertabrak kereta api di wilayah Kelurahan Bojongkantong pada Senin (7/9/2026) malam akhirnya terungkap.

Kepolisian Sektor (Polsek) Langensari Polres Banjar mengonfirmasi bahwa korban bernama Betty Elisabeth (66), seorang pedagang yang berdomisili di Lingkungan Langen, Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar.

Kapolsek Langensari, AKP Yosua Sori Hamonangan, S.I.P., menjelaskan bahwa peristiwa tragis tersebut terjadi di jalur perlintasan rel kereta api KM 317 + 6/7 petak jalan Banjar–Langensari, tepatnya di Lingkungan Bojongsari RT 004 RW 04, Kelurahan Bojongkantong, Senin sekitar pukul 18.34 WIB.

"Korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah tertabrak Kereta Api Sangkuriang (Plb 7044a) relasi Banjar–Ketapang (Banyuwangi)," ujar AKP Yosua, Selasa (8/9/2026).

AKP Yosua memaparkan, penanganan insiden berawal dari laporan masinis KA Sangkuriang, Bayu Setiawan, kepada Kodap Purwokerto. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh petugas Polsuska Andri Sriyanto bersama petugas keamanan Stasiun Langen dengan melakukan penyisiran di titik lokasi.

Petugas menemukan jasad korban tergeletak di atas rel dalam kondisi luka berat akibat benturan keras. Temuan ini segera diteruskan ke Bhabinkamtibmas, Polsek Langensari, Pamapta, dan Tim Inafis Polres Banjar untuk olah TKP.

Usai olah tempat kejadian perkara, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Kota Banjar guna menjalani pemeriksaan forensik oleh dr. Hendrik sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di TPU setempat.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement